Bunjamin Wibisono adalah wartawan Indonesia Raya (1968-1972) dan Femina (1972-1976). Bersama Parakitri T. Simbolon, ia menerjemahkan Pertahankan Hidupmu Anakku karya Pin Yathay (2007). Beberapa terjemahannya yang lain adalah Khashoggi (1988) dan Delapan Taipan Jepang. Beberapa karyanya yang lain adalah Sidni dan Kornel: Wasiat Pusaka dan Pita Rekaman (novel, 2022), Dok, Nyawa Pasien Satu (novel, 2022), 9 Cerita Cinta + 99 Humor (kumcer dan humor, 2022), Secangkir Teh Melati (novel, 2018). Di samping sebagai penulis dan jurnalis, ia juga adalah seorang pengusaha, antara lain, ikut usaha distributor Krakatau Steel.