Andrea Acri menyandang gelar Laurea atau sarjana Bahasa dan Budaya Oriental (Sanskerta) dari Universitas Roma 'Sapienza', dan gelar MA Bahasa dan Sastra Asia Tenggara (Jawa Kuno) dari Universitas Leiden (Belanda). Sebelum menerima gelar PhD dari universitas yang sama pada awal 2011, peneliti asal Italia ini dianugerahi J. Gonda Fellowship in Indology dari Institut Internasional untuk Studi Asia (IIAS, Leiden). Pria kelahiran 17 Mei 1981 itu juga pernah memperoleh Australia Endeavour Award untuk Penelitian Pascadoktoral dan Beasiswa Kunjungan dari Sekolah Kebudayaan, Sejarah dan Bahasa di Fakultas Asia dan Pasifik, Universitas Nasional Australia (Canberra). Jika melihat penelitian-penelitian yang Dr Acri hasilkan, dapat diketahui bahwa ia memiliki ketertarikan besar pada Saivism atau kepercayaan terhadap Dewa Siwa dalam agama Hindu, khususnya dari asal mulanya di India dan kepulauan Indonesia, seperti Jawa dan Bali. Di sisi lain, ia juga menaruh minat pada filsafat Hindu dan India, bahasa dan sastra, terutama Sanskerta dan Jawa Kuno, dan berbagai aspek sejarah intelektual yang berhubungan dengan India. Hasil penelitiannya yang telah dibukukan, antara lain “Dharma PÄtañjala, Kitab Saiva dari Jawa Zaman Kuno: Kajian dan Perbandingan dengan Sumber Jawa Kuno dan Sanskerta Terkait” (Gonda Indological Studies XVI, Egbert Forsten Publishing House, 2011); dan “From Laá¹…kÄ Eastwards: The RÄmÄyaṇa in the Literature and Visual Arts of Indonesia”, yang ditulis bersama Helen Creese and Arlo Griffiths (KITLV Press, 2011). Kabar baiknya, Dharma PÄtañjala (2018) dan Dari Siwaisme Jawa ke Agama Hindu Bali (2021) telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Penerbit KPG, bekerja sama dengan École française d’Extrême-Orient (EFEO), lembaga penelitian Prancis untuk studi kebudayaan di Asia. Sumber: http://www.ochs.org.uk/people/dr-andrea-acri.
Tag: Nonfiksi
-

Kiamat Sudah Lewat
Inilah 20 kisah anak-anak yang selamat dari bencana tsunami di Aceh. Ada cerita Anggi, cerita Nur Bazelly, cerita Neneh, dan banyak lagi. Semua ceritanya menarik dan mengharukan.
Usia: mereka ada yang baru delapan tahun. Yang paling besar 15 tahun. Tapi mereka sudah harus hidup di pengungsian. Rumah mereka hanyut terbawa gelombang tsunami. Ada yang menjadi yatim piatu, ada pula yang ditinggal ibu, adik, atau kakak tersayang. Walaupun demikian mereka semua tetap bersyukur karena masih selamat. Mereka juga sudah tidak terlalu berduka lagi. Mereka tidak putusasa. Mereka tetap ingin mengejar cita-citanya. Aldila mau jadi pengusaha sukses. Yanda ingin jadi penerbang atau Brimob seperti omnya. Neneh ingin sekolah di Qatar.
Penulis: Mercy Corps Indonesia
Editor: Debbie Sumual-Patlis – Mercy Corps Indonesia & Candra Gautama
Desain Grafis: Dina Chandra & Rully Susanto
Kategori: Nonfiksi, Sosial
Terbit: Mei 2006
Harga: Rp
Tebal: 212 halaman
Ukuran: 135 mm x 200 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9799100445
ISBN: Digital:
ID KPG: 141200694S
Usia: 13+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG E-Book:
Gramedia Digital Buku Terkait: -

Pedoman Pelafalan Seriosa Indonesia
Buku ini merupakan ikhtiar baru dalam musik dan
Bahasa: Indonesia. Berisi pedoman pelafalan kata-kata dalam
Bahasa: Indonesia, terutama yang kerap dinyanyikan dan dianggap bermasalah dalam penyanyian seriosa Indonesia, Pedoman Pelafalan Seriosa Indonesia menggabungkan kepentingan teoretis fonetik
Bahasa: Indonesia dan kepentingan praktis penyanyi seriosa; antara kesalahpahaman yang sudah umum dan mentradisi serta kepentingan menemukan penyanyian seriosa yang bukan hanya indah dan enak di telinga, tetapi juga baik dari segi
Bahasa: Indonesia. Sebagai sebuah pedoman, buku ini memberikan tuntunan praktis—tanpa harus kehilangan landasan teoretis—pelafalan vokal, konsonan, dan kata-kata dalam
Bahasa: Indonesia. Di samping memuat paparan ringkas tentang sejarah musik seriosa Indonesia, buku ini juga dilengkapi dengan CD berisi petikan lagu-lagu seriosa yang menjadi contoh pembahasan. Membaca buku ini, kita akan paham seraya ingin mencoba melafalkan secara baik kata-kata
Bahasa: Indonesia dalam lirik seriosa Indonesia. Sebuah buku yang layak dikoleksi, tidak hanya oleh para penyanyi seriosa, tetapi juga penyanyi dari pelbagai aliran. Tak terkecuali para guru dan pelajar seni vokal atau masyarakat awam yang mencintai dunia seni suara.
Penulis: Aning Katamsi & Zen Hae
Konseptor: Budi Utomo Prabowo
Penyunting: Zen Hae
Narasumber: Aning Katamsi, Binu D. Sukarman, Joseph Kristanto Pantioso, Maria Oentoe Tinangon, Nano Riantiarno, Remy Sylado, Yanwardi Natadipura
Perancang
Sampul: Rio Tupai
Penataletak: Dadang Kusmana
Kategori: Nonfiksi, Musik
Terbit: November 2011
Harga: Rp
Tebal: 101 halaman
Ukuran: 135 mm x 200 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9789799104014
ISBN: Digital:
ID KPG: 901110495
Usia: 13+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG E-Book:
Gramedia digital Buku Terkait: -

Metode Ovulasi Billings
Mencegah kehamilan, atau sebaliknya, memperoleh keturunan merupakan persoalan sebagian besar pasangan suami-istri. Berbagai obat dan alat sudah banyak digunakan. Kendati berdayaguna, obat atau alat berdampak buruk pada kesehatan perempuan. Buku ini menguraikan dengan jernih dasar-dasar ilmiah Metode Ovulasi Billings (MOB) dan cara-cara menerapkannya. MOB ditemukan oleh Dr John Billings dari Australia pada 1966, dan sudah diujicobakan di berbagai negara, termasuk Indonesia sejak 1976. Tingkat keefektifannya mencapai 97 persen. MOB tidak memerlukan obat, apalagi alat. Yang diperlukan hanyalah mengenali lendir kesuburan, dan itu bisa dilakukan oleh semua perempuan. Berbeda dari metode alami lain, termasuk Metode Kalender, MOB efektif digunakan untuk perempuan dalam segala masa reproduksi: remaja, sedang menyusui maupun menjelang menopause. Perempuan dengan haid tak teratur juga disarankan untuk menggunakan metode ini.
Penulis: Dr Evelyn Billings
Penerjemah: Lina Yusuf, Margaret F. Hayes, FCJ, RN, & Christina M. Udiani
Penyunting: Yul Hamiyati
Perancang
Sampul: Rully Susanto
Penataletak: Wendie Artswenda
Kategori: Nonfiksi, Sains
Terbit: Mei 2006 (Cetakan ke-1), April 2007 (Cet-2), Desember 2008 (Cet-3)
Harga: Rp
Tebal: 256 halaman
Ukuran: 135 mm x 200 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9799100453
ISBN: Digital:
ID KPG: 142200636S
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG Buku Terkait: -

200 Tahun Tambora
Senin, 10 April 1815. Magrib baru saja berlalu ketika Gunung Tambora yang berada di Pulau Sumbawa meletus. Suaranya terdengar hingga Bengkulu, Makassar, dan Ternate. Memuntahkan 160 kilometer kubik material abu, gas, dan batuan serta membentuk tiga kolom asap setinggi 43 kilometer–menembus lapisan stratosfer. Energi letusan ini setara dengan ledakan 171.500 unit bom atom dan merupakan yang terdahsyat dalam sejarah gunung api modern. Ketika amuk mereda, tinggi gunung berapi yang semula 4.300 meter itu–tertinggi di Hindia Belanda (Indonesia)–tinggal tersisa 2.851 meter. Apa saja dampak letusan Tambora? Bagaimana peristiwa ini berkait-kelindan dengan berbagai peristiwa lain dalam konteks sejarah dunia? Akankah letusan serupa terjadi lagi? Menapak tilas ke puncak Tambora, menelusur berbagai catatan dan buku-buku sejarah, serta mewawancarai sederet ahli dan narasumber, buku kecil yang diangkat dari liputan khusus Majalah Tempo ini merekonstruksi dan merangkum yang perlu kita catat dan pelajari dari peristiwa Tambora.
Penulis: TEMPO
Penyunting: Seno Joko Suyono, Dody Hidayat, Yosep Suprayogi, Purwanto Setiadi, dan
Penerbit: KPG
Perancang
Sampul: Teguh Tri Erdyan
Penataletak: Dadang Kusmana
Foto
Sampul: M. Iqbal Ichsan
Kategori: Nonfiksi, Sejarah
Terbit: Mei 2015
Harga: Rp
Tebal: 95 halaman
Ukuran: 130 mm x 180 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9789799108661
ISBN: Digital:
ID KPG: 591500980
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG Buku Terkait: -

Notulen Cakeppp! Kang Maman 2
Sebenarnya, ibu saya menderita kanker. Ia meninggal pagi tadi. Semasa hidupnya, Ibu selalu ingin mendengar saya bermain piano, padahal ibu saya tuli sejak lahir. Jadi hari ini, saya bermain piano, dan inilah hari pertama saya percaya, ibu saya mendengar saya bermain piano dari surga di atas sana. Cinta ibu yang diridhai-Nya akan berbalas cinta momongan. Cinta suci di dalam jalan suci akan berbalas dan akan terbalas dengan cinta yang suci. Sudahkah kita menyenandungkan doa dan lagu cinta di telinga ibu kita tercinta? *** Jadilah “pengagum rahasia” Tuhan, yang tangan-tangan kasih Nya jauh lebih besar dari semua masalah yang kita hadapi. Lalu, biarlah ibadahmu kepada-Nya menjadi rahasiamu semata, sebagaimana kamu berharap Dia menutupi aib dan dosa-dosamu. *** Kamu tak akan pernah bisa bersalaman, jika tanganmu terus terkepal. Maman Suherman biasa disapa Kang Maman, sejak nongol sebagai Notulen dalam program TV Indonesia Lawak Klub (ILK). Catatan yang terserak dalam program TV populer itu dikembangkan menjadi bukunya yang ketujuh. Sebelumnya telah
Terbit: antara lain novel Re: (Maret, 2014), NoTulen Cakeppp! Kang Maman (September, 2014), dan Virus Akal Bulus (September, 2014).
Penulis: Maman Suherman
Penyunting: Pax Benedanto
Perancang
Sampul: Hariadhi
Penataletak & Ilustrator: Hariadhi
Kategori: Nonfiksi, Jurnalistme
Terbit: Juni 2015
Harga: Rp
Tebal: 134 halaman
Ukuran: 140 mm x 210 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9789799108784
ISBN: Digital:
ID KPG: 591500992
Usia: 13+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: POP Buku Terkait: -

Peradaban Tionghoa Selayang Pandang
Peradaban Tionghoa telah ratusan tahun lamanya mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagian ajaran filsafat, karya sastra, perayaan hari besar, ilmu dagang arsitektur, hingga kulinernya telah berkembang dan menjadi bagian dari budaya Indonesia masa kini. Nio Joe Lan (1904-1973),
Penulis: Melayu Tionghoa terkemuka di zamannya, menuturkan dengan lugas dalam buku ini makna berbagai leluri atau adat kebiasaan Tionghoa yang sering kita jumpai. Tercakup di dalamnya antara lain: Peringatan hari-hari besar Tionghoa Makna warna dalam kebudayaan Tionghoa Pemujaan leluhur dan bakti anak pada orangtua Peristiwa duka cita dan suka ria Tionghoa Kaligrafi Perhitungan shio Membaca buku ini kita diajak melihat kembali akar peradaban yang menjadi salah satu unsur pembentuk budaya Indonesia.
Penulis: Nio Joe Lan
Penyunting: Laras Sukmaningtyas
Perancang
Sampul: Fernandus Antonius
Ilustrasi
Sampul: Pandu Dirgantara
Penataletak: Dadang Kusmana
Kategori: Nonfiksi, Sosial Budaya
Terbit: Januari 2013
Harga: Rp
Tebal: 374 halaman
Ukuran: 135 mm x 200 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9789799105288
ISBN: Digital:
ID KPG: 901130622
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG E-Book:
Gramedia digital Buku Terkait: -

Kolonialisme dan Etnisitas: Batak & Melayu di Sumatra Timur Laut
SUMATRA TIMUR LAUT merupakan kawasan yang sangat menarik untuk meninjau sejarah etnisitas di Nusantara. Dari dulu para pengembara, kemudian para ilmuwan, beranggapan bahwa Sumatra Timur Laut didalami dua masyarakat utama yang dikatakan terpisah: masyarakat Melayu yang hidup di tepi laut, beragama Islam, beradab, dan terbuka pada dunia luar; dan masyarakat Batak di pedalaman yang hidup secara tertutup dengan kepercayaan sendiri sebelum memeluk agama Kristen. Sepertinya yang menentukan kehidupan sosial sejak ratusan tahun lalu adalah etnisitas. Buku ini menyajikan tafsiran yang lain tentang sejarah Sumatra Timur Laut sampai Perang Dunia II. Walaupun sumber-sumber sejarah prakolonial mengenai kawasan itu tidak banyak, telah ditunjukkan bahwa sebenarnya masyarakat di pedalaman dan masyarakat di tepi laut bukan dua satuan etnis yang bertentangan. Sebaliknya keduanya adalah golongan-golongan sosial yang bergantung satu sama lain, sejak setidaknya akhir milenium pertama Masehi hingga akhir abad ke-19. Permisahan antara masyarakat pantai dan pedalaman baru timbul setelah kedatangan penjajah bersama suatu gelombang migrasi yang luar biasa besar mulai akhir abad ke-19 secara bertahap, yang menyebabkan kesenjangan sosial dan ekonomi. Sesudah tiga dekade yang diwarnai aksi sejumlah gerakan berdasarkan nativisme dan mesianisme, maka baru pada akhir 1910-an etnisitas mekar dengan nyata.
Penulis: Daniel Perret
Penerjemah: Saraswati Wardhany
Perancang
Sampul: Wendie Artswenda
Tata Letak: Atika Suri Fanani
Foto
Sampul: Penari Bertopeng, budaya Karo-Simalungun Pameran budaya Batak, Batavia 1919 (Tropenmuseum, Amsterdam )
Kategori: Nonfiksi, Sosial Budaya
Terbit: April 2010
Harga: Rp
Tebal: 448 halaman
Ukuran: 160 mm x 240 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9789799102386
ISBN: Digital:
ID KPG: 95004100332
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG Buku Terkait: -

Memahami Komik (Understanding Comics: The Invisible Art)
Ibarat terbang dengan permadani ajaib menembus dunia tersembunyi cerita komik. Saksi sejarah lebih daripada 3.000 tahun yang lalu. Menguak rahasia antarpanel. Merasakan kekuatan garis dan warna. Menyingkap kekuatan simbol. Menyaksikan dari dekat “pertempuran” antara kata-kata dan gambar. Dan yang terutama dari semua itu, mengerti mengapa komik bisa menjadi sangat penting dan menentukan seperti halnya film, sastra, dan bentuk seni lainnya, melalui proses memukau, yang membimbing Anda hingga sungguh-sungguh memahami komik. “Bab-bab disusun dengan jelas dan tepat. Scott membimbing kita menembus dasar-dasar gaya komik, dan… bagaimana kata-kata dikombinasikan dengan gambar sehingga keduanya menjadi karya tunggal yang “ajaib”. Begitu buku sepanjang 215 halaman ini berakhir, kebanyakan pembaca akan sulit melihat komik dengan cara pandang lama.” —Garry Trudeau, New York Times Book Review “Jika Anda pernah menyesal telah menyia- -nyiakan hidup dengan membaca komik, segeralah baca buku Scott McCloud ini. Mungkin saja, perasaan itu masih sama, tetapi Anda akan tahu mengapa, sehingga akan merasa bangga.” —Matt Groening “Understanding Comics adalah buku yang mengagumkan! Penelitian tentang komik yang jenaka dan menyenangkan dari Scott McCloud, layak tersedia di tiap toko buku, perpustakaan, pusat kegiatan remaja, ruang tunggu, universitas, dan terutama di tiap keluarga. McCloud ialah McLuhan-nya komik!” —James Gurney, Dinotopia “Buku komik karya Scott McCloud ini tidak terasa “berat” karena enak dibaca. Scott dengan santai membongkar rahasia
Bahasa: komik ketika mengungkapkan rahasia Waktu, Ruang, Seni, dan Jagat raya! Komik yang paling cerdas yang pernah saya lihat sepanjang waktu. Luar biasa!” —Art Spiegelman “…karya yang hebat dan menggairahkan, yang dengan cerdas menggunakan komik untuk menguji media itu sendiri.” —Publisher Weekly “…tiada duanya, paduan segala yang menyenangkan dan mendalam, istimewa dan unik.” —Chicago Sun-Times “…pencerahan yang menakjubkan dari bidang-bidang utama revolusi perkembangan visual.” —Ian Ballantine “Luar biasa!!… Understanding Comics merupakan pembedahan dan pertimbangan intelektual tentang komik sebagai media yang sahih. Setiap orang, siapa pun dia yang tertarik pada bentuk sastra ini, harus baca.” —Will Eisner “Jika saya punya separuh saja pengetahuan Scott, itu sudah cukup bagi saya untuk menulis buku.” —Jim Lee
Penulis: Scott McCloud
Penerjemah: S. Kinanti
Editor: Andya Primanda
Penyunting: Yul Hamiyati
Penataletak Isi: Wendie Artswenda & Setyo Bekti Nugroho
Perancang
Sampul: Rully Susanto
Kategori: Nonfiksi, Komik
Terbit: Agustus 2001 (Cetakan pertama), 9 Maret 2022 (Cetakan ke-2)
Harga: Rp120.000
Tebal: 222 halaman
Ukuran: 170 mm x 240 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786024817916
ID KPG: 592202001
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG -

Dari Langit
“Tulisannya (Rizal Mallarangeng) tentang pelbagai persoalan politik di Indonesia, yang dihimpun dalam buku ini, menujukkan kualitas yang langka di antara mereka yang mengisi kolom-kolom koran dan majalah sejak dua dasawarsa terakhir: paparannya terang, tapi tak pernah simplistis, argumennya bergairah, tapi tak pernah meremehkan pandangan yang berlawanan, Ia dapat menggabungkan pengetahuan teori yang luas dan dalam—yang tak saya lihat pada ilmuwan politik lain—dengan rasa terlibat dalam soal-soal yang aktual di sekitarnya… Ketika demokrasi liberal dirundung apa yang disebut Simon Critchley dalam Infinitely Demanding (Verso, 2008) sebagai “motivational deficit”, kembalinya “the ethical” ke dalam “the political” memang perlu. Dalam tulisan-tulisannya, Rizal tidak mencoba membantu pencarian kearah itu. Tapi itu memang bukan tugas dan penggilannya sebagai seorang ilmuwan politik—meskipun ia ilmuwan dan sekaligus komentator politik terbaik yang kita punyai selama ini.” —Goenawan Mohamad
Penulis: Rizal Mallarangeng
Penyunting: Zaim Rofiqi & Redaksi KPG
Perancang
Sampul: Wendie Artswenda
Penataletak: Dadang Kusmana
Kategori: Nonfiksi, Kumpulan Esai
Terbit: November 2008
Harga: Rp
Tebal: 687 halaman
Ukuran: 135 mm x 200 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9789799101426
ISBN: Digital:
ID KPG: 32S23808
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG E-Book:
Gramedia digital Buku Terkait:
