Tag: Nonfiksi

  • Kartun Riwayat Peradaban Modern Jilid 2

    Kartun Riwayat Peradaban Modern Jilid 2

    Inilah buku pamungkas dalam seri Kartun Riwayat Peradaban karya kartunis Larry Gonick. Kisah dunia modern, dari Revolusi Prancis sampai perang melawan terorisme, disajikan dengan cerdas dan menghibur. Dalam Kartun Riwayat Peradaban Moderd Jilid 2, Gonick mengantar kita menyusuri zaman pencerahan, revolusi industri, modernisasi berbagai belahan dunia, berlanjut ke Perang Dunia I, Perang Dunia II, Perang Dingin, dan mengakhiri tuturan sejarah dalam kartunnya pada zaman kita, awal abad ke-21. Juga tampil dalam buku ini, tokoh-tokoh dunia modern, mulai dari Napoleon, Einstein, Marx, Hitler, Sukarno, sampai George W. Bush, dan Usama bin Ladin. — “Selayaknya ahli sejarah yang mumpuni, Gonick membumbui fakta dengan sudut pandang, dan sebagai kartunis jagoan, dia padukan drama dan humor.” —Jeffrey Brown,

    Penulis: Clumsy and Funny Misshapen Body “Tajam, informatif, dan kocak menghibur, Kartun Riwayat Peradaban Modern menjawab pertanyaan kita: Kenapa sih dunia jadi ngaco begini?” —K. Thor Jensen,
    Penulis: Red Eye, Black Eye
    Penulis: Larry Gonick
    Penerjemah: Damaring Tyas Wulandari Palar
    Editor: Andya Primanda
    Pengolah
    Sampul: Wendie Artswenda
    Penatakletak: Adiwijaya D. K. Hadinoto
    Kategori: Nonfiksi, Komik, Sejarah
    Terbit: 28 Oktober 2020 | 2 Oktober 2024
    Harga: Rp125.000
    Tebal: 268 halaman
    Ukuran: 170 mm x 240 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814601
    ID KPG: 592001838
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Kartun Riwayat Peradaban Modern Jilid 1

    Kartun Riwayat Peradaban Modern Jilid 1

    Lagi-lagi Kartunis Larry Gonick mengubah pandangan kita tentang pelajaran sejarah! Kali ini Gonick menyajikan berbagai peristiwa pada permulaan peradaban modern secara kocak dan tak terduga. Dalam Kartun Riwayat Peradaban Modern Jilid 1, saksikanlah penemuan dan penjajahan benua Amerika, reformasi Eropa, serta kelahiran aliran politik dan sains modern. Tampil juga tokoh-tokoh yang pemikiran dan buah karyanya membentuk dunia sekarang: Martin Luther, Shakespeare, Galileo, Newton, dan banyak lagi! — “Larry Gonick menyajikan buku sejarah yang berkualitas, dengan gambar-gambar yang telah mendapat penghargaan, dan juga sentilan-sentilan menggigit dan usil yang selalu bisa meledakkan tawa. Sangat direkomendasikan.” —Roger Brooks, Profesor Studi Agama Connecticut College “Kartun Riwayat Peradaban Modern Jilid 1 mendalam, mencakup, menggelitik, dan sangat pas waktunya—paparan sejarah yang amat memukau.” —Harriet Ritvo, Arthur J. Conner Professor of History, MIT

    Penulis: Larry Gonick
    Penerjemah: Damaring Tyas Wulandari Palar
    Editor: Andya Primanda
    Pengolah
    Sampul: Wendie Artswenda
    Penataletak: Adiwijaya D. K. Hadinoto
    Kategori: Nonfiksi, Komik, Sejarah
    Terbit: 28 Oktober 2020 | 2 Oktober 2024
    Harga: Rp125.000
    Tebal: 267 halaman
    Ukuran: 170 mm x 240 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814595
    ID KPG: 592001837
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Mengadvokasi Hak Sipil Politik

    Mengadvokasi Hak Sipil Politik

    Buku ini merupakan kumpulan artikel Hendardi yang tersebar di berbagai media. Semua dalam bingkai penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM), yang digelutinya sejak mahasiswa hingga kemudian aktif di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), lalu mendirikan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) serta Setara Institute. Tema yang penting disorot adalah hak berpendapat, satu dari tiga komponen hak sipil dan politik—selain hak menjalankan keyakinan atau agama serta hak berserikat dan berkumpul. Pasalnya, pelanggaran terhadap hak sipil dan politik kerap terjadi ketika warga masyarakat menyuarakan kritik terhadap negara dan aparatnya. Maka, dalam perspektif penghormatan HAM dan perkembangan demokrasi, menyelesaikan perbedaan pendapat politik melalui mekanisme peradilan dan penghukuman jelas suatu langkah surut. Padahal, kritik yang disampaikan lewat tulisan maupun demonstrasi merupakan bagian integral dari demokrasi. Demonstrasi adalah cara menampilkan ketidakpuasan politik atau sosial. Dalam artikel “Demo Tandingan”, Januari 1996, elemen negara pun pernah melancarkan demonstrasi. Hendardi menulis, “Pada 17 Oktober 1952, massa militer yang dipimpin Kolonel AH Nasution melancarkan demo ke Istana Negara, bahkan dengan mengusung meriam untuk mendesakkan dialog dengan Presiden Sukarno.” Membaca buku ini kita seolah disadarkan kembali bahwa setiap upaya represif untuk memangkas hak berpendapat serta hak sipil dan politik lain harus ditolak.

    Penulis: Hendardi
    Editor: Candra Gautama
    Kategori: Nonfiksi, Politik
    Terbit: 14 Oktober 2020
    Harga: Rp 80.000
    Tebal: 345 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814779
    ID KPG: 592001847
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Membela Hak Ekosob dan Melawan Korupsi

    Membela Hak Ekosob dan Melawan Korupsi

    Pembangunan kerap kali berseberangan dengan hak asasi manusia. Hendardi berpendapat, rezim di negara-negara berkembang, tak terkecuali Indonesia pada masa Orde Baru, cenderung mengatasi masalah tersebut dengan menekan hak sipil dan hak politik masyarakat, terutama di bidang ekonomi. Dia mengatakan, salah satu persoalan akut dalam pembangunan—pengentasan kemiskinan—membutuhkan peran rakyat. Namun, proyek padat modal oleh pemerintah Orde Baru dilaksanakan tanpa partisipasi publik dan kontrol masyarakat. Akibatnya, pembangunan yang dilakukan secara banal menimbulkan masalah baru, seperti soal pertanahan yang cenderung merugikan masyarakat kelas bawah. Kebocoran anggaran juga sering terjadi karena ketiadaan keterbukaan kepada publik. Buku ini merangkai kumpulan artikel Hendardi, mantan Direktur YLBHI, di media massa selama 1993–2014. Tampak, sejak awal sorotan Hendardi tajam terhadap praktik-praktik kebijakan publik yang menguntungkan segelintir kelompok, terutama kroni Soeharto dan keluarganya. Berbagai peristiwa dia bahas dengan pijakan konsisten, bahwa keterbukaan, demokratisasi, dan HAM mutlak diwujudkan oleh pemerintah. Membela Hak Ekosob dan Melawan Korupsi sekaligus menawarkan arah bagi berbagai permasalahan ekonomi, sosial, politik, dan hukum hari ini. Betapa tidak. Sebagian pekerjaan rumah masa lalu masih tersisa hingga kini.

    Penulis: Hendardi
    Editor: Candra Gautama
    Kategori: Nonfiksi, Politik
    Terbit: 14 Oktober 2020
    Harga: Rp 95.000
    Tebal: 381 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814755
    ID KPG: 592001849
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Konsolidasi Demokrasi dan Kepemimpinan

    Konsolidasi Demokrasi dan Kepemimpinan

    Tulisan-tulisan Hendardi yang terangkum dalam buku ini mendokumentasikan dan menganalisis periode sejarah penting ketika Indonesia mengalami perubahan dari Orde Baru menuju era Reformasi. Dengan gaya-gaya tulisan cenderung lugas, pembaca dengan jernih dapat memahami persoalan yang diajukan. Ambil misal artikel “Interpelasi DPR: Ajang Cuci Baju Kotor”, 29 Juli 2000. Dia menyoroti sidang pengajuan hak interpelasi DPR kepada Presiden Abdurrahman Wahid beberapa hari sebelumnya. Dia menulis, “Ketimbang suatu manifestasi dari kontrol DPR terhadap pemerintah, sidang DPR tersebut telah dijadikan ajang ‘cuci baju kotor’ oleh sebagian partai politik di DPR, terutama Golkar, dengan Presiden Abdurrahman Wahid sebagai papan bilasnya.” Di tulisan yang sama, dia menyayangkan energi politik yang demikian besar di DPR tidak dikerahkan untuk mendorong perhatian nasional dalam kemelut yang tengah terjadi di Maluku. Maka membaca buku ini terlihat jelas Hendardi memahami dengan cermat isu-isu seputar demokrasi, relasi kekuasaan dan politik, serta kepemimpinan nasional. Sebagai dokumentasi, buku ini sekaligus mengajak kita memahami betapa pentingmenjaga keberpihakan bagi upaya penguatan masyarakat sipil. Inilah sumbangan Hendardi, aktivis hak asasi manusia (HAM) yang pernah berkiprah di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), lalu mendirikan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) serta Setara Institute.

    Penulis: Hendardi
    Editor: Candra Gautama
    Kategori: Nonfiksi, Politik
    Terbit: 14 Oktober 2020
    Harga: Rp 77.000
    Tebal: 288 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814731
    ID KPG: 592001849
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Jejak Aktivisme Hendardi

    Jejak Aktivisme Hendardi

    Pada 1978, Hendardi—yang masih “anak bawang” di Institut Teknologi Bandung—terkaget-kaget dengan keberanian para seniornya mengeluarkan pernyataan politik: tidak menghendaki lagi Soeharto sebagai Presiden Indonesia. Penangkapan dan penahanan terhadap para pemimpin dan ratusan aktivis mahasiswa pun terjadi. Kampus diduduki tentara dan “dinormalkan”, rektor ITB dicopot dan diganti dengan rektorium. Perangkat Badan Koordinasi Kemahasiswaan ditanamkan untuk menggencet kebebasan berorganisasi atau berserikat. Itulah “medan pertempuran awal” Hendardi, tempat dia memperoleh pendidikan dan pengalaman politik secara langsung. Pengalaman tersebut membentuk perjalanan hidup selanjutnya. Dia memutuskan berkecimpung di bidang pembelaan hukum dan hak asasi manusia—meski berlatar belakang pendidikan teknik sipil. Mulai dari keterlibatannya dalam Komite Pembelaan Mahasiswa, Lembaga Bantuan Hukum Bandung, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), hingga Setara Institute. Dia membela aktivis mahasiswa yang ditahan aparat negara secara semena- mena, petani yang lahannya diambil alih secara paksa, hingga tahanan politik seperti Xanana Gusmao. Berkat kiprahnya, Hendardi memperoleh penghargaan dari organisasi HAM terkemuka di Amerika Serikat, Human Rights Watch. Buku ini memuat percik-percik gagasan Hendardi yang ditulis di sejumlah media nasional. Dengan jernih dia mengupas berbagai persoalan dan tantangan terkait penegakan hak asasi manusia, negara hukum, dan kehidupan kebangsaan. Meski ditulis dalam rentang 1990–2000, banyak gagasannya masih relevan bagi Indonesia hari ini.

    Penulis: Hendardi
    Editor: Candra Gautama
    Kategori: Nonfiksi, Politik
    Terbit: 14 Oktober 2020
    Harga: Rp 110.000
    Tebal: 533 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814717
    ID KPG: 592001846
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Amrus Natalsya: Mutiara dari Bumi Tarung

    Amrus Natalsya: Mutiara dari Bumi Tarung

    Buku ini membawa Anda dalam jiwa dan pikiran Amrus Natalsya–seorang pematung dan perupa terkemuka, pendiri Sanggar Bumi Tarung bersama Misbach Tamrin–lewat karya-karyanya yang tersimpan dalam Museum Ezham milik kolektor EZ Halim. Amrus dikenal sebagai seniman dengan elan vital yang luar biasa, bahkan ketika hidupnya diempaskan ke lubang penderitaan oleh penguasa politik setelah pecah Peristiwa G30S pada 1965. “Ia sudah terbiasa dengan gelora hidup. Yang sangat menyenangkan diterima dengan senyum biasa. Yang merisaukan dan menyakitkan juga diterimanya dengan biasa,” kata sejumlah rekannya sesama perupa. “Amrus pantang membuat karya replika. Beliau ingin setiap orang yang melihat patung ‘Kapal Cheng Ho’ ciptaannya tahu dan menyadari bahwa itu karya otentik dari seorang seniman Indonesia. Semangat dan jiwa keindonesiaan inilah yang mewarnai seluruh perjalanan hidup berkeseniannya.” –EZ Halim “…Patung Amrus yang ‘mengungkap misteri dari bentuk’ itu dianggap sebagai jimat. Dan kita tahu, jimat dalam ranah sosial lama-kelamaan mengandung sesuatu yang beraroma mistik.” – Agus Dermawan T. “…kami sudah tahu bahwa Amrus bukan saja terkenal sebagai pematung kayu yang kuat, melainkan juga pelukis yang karyanya di atas kanvas tak kalah bermutu. Penampilannya yang lebih muda cukup berwibawa, dihormati, dan disegani.” – Misbach Tamrin.

    Penulis: EZ Halim
    Editor: Candra Gautama
    Kategori: Nonfiksi, Seni, Biografi
    Terbit: 28 September 2020
    Harga: Rp 155.000
    Tebal: 230 halaman
    Ukuran: 180 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814052
    ID KPG: 592001801
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Ensiklopedia Saintis Junior: Sains

    Ensiklopedia Saintis Junior: Sains

    Alam semesta kita begitu menakjubkan, besar, luas, dan tua. Sains membantu kita memahami itu semua, dari zarah terkecil sampai galaksi nun jauh, dari sejak Ledakan Besar sampai zaman digital, dari fosil dinosaurus sampai cara zat kimia dalam tubuh kita bekerja. Sains merupakan cara kita mengumpulkan fakta, mengembangkan ide untuk menjelaskan fakta-fakta tersebut, dan membuat prediksi-prediksi yang kita uji. Ensiklopedia Saintis Junior membantumu memahami segala hal tentang sains dengan foto, ilustrasi, infografis, dan penjelasan-penjelasan singkat. Ensiklopedia ini mencakup segala bidang sains, dari fisika, biologi, kedokteran, kimia, geologi, sampai astronomi.

    Penulis: Giles Sparrow
    Editor: Pradikha Bestari
    Kategori: Nonfiksi, Ensiklopedia, Buku Anak, Sains
    Terbit: 11 November 2020
    Harga: Rp 158.000
    Tebal: 128 halaman
    Ukuran: 190 mm x 240 mm
    Sampul: Hardcover
    ISBN: 9786024814229
    ID KPG: 592001822
    Usia: SU
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KIDDO

  • Wong Pinter: The Roles and Significance of the Javanese Shaman

    Wong Pinter: The Roles and Significance of the Javanese Shaman

    Exploring the phenomenon of socio-religio-magico reality in Java called wong pinter, this study is a pioneering academic work based on first hand data. By interviewing 108 practitioners within the framework of anthropological and ethnographical approaches and putting the discussions in the context of shamanism study, this work is also a unique inquiry on Javanese culture conducted by a native. Wong Pinter delineates significant connectivity between Javanese shamanism and Asian or Southeast Asian shamanism. It also describes various aspects of shamanism practices in Java and assesses the sustainability and challenges of this phenomenon vis-a-vis the suppression of religious and political establishment. Above all, this book is an outstanding report valuable to those who are interested to delve into the core of Javanese culture and to the deliberation of social science in general.

    Penulis: Agustinus Sutiono
    Editor: Christina M. Udiani
    Kategori: Nonfiksi, Budaya
    Terbit: 21 September 2020
    Harga: Rp 150.000
    Tebal: 375 halaman
    Ukuran: 140 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814663
    ID KPG: 592001842
    Usia: 15+
    Bahasa: Inggris
    Penerbit: KPG

  • Filokomik: 10 Filsuf, 10 Strategi Bahagia

    Filokomik: 10 Filsuf, 10 Strategi Bahagia

    “Dibandingkan apa pun, filsafat mutlak perlu untuk membantu kita berdiskresi dan kritis. Dengan penuh sukacita, karya ini hendak membantu Anda.” —Frédéric Lenoir

    Penulis: Jean-Philippe, Jérôme Vermer, Anne-Lise Combeaud
    Editor: Redaksi KPG
    Kategori: Nonfiksi, Filsafat, Komik
    Terbit: 21 September 2020
    Harga: Rp 135.000
    Tebal: 186 halaman
    Ukuran: 170 mm x 140 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814656
    ID KPG: 592001839
    Usia: 17+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG