Tag: Nonfiksi

  • Di Bawah Naungan Gunung Nunusaku

    Di Bawah Naungan Gunung Nunusaku

    Tulisan-tulisan Bartels memberi perspektif yang utuh untuk memahami sistem dan nilai-nilai adat di Maluku dalam relasinya dengan dinamika keberagamaan masyarakat. Dia menuntun kita untuk meyakini bahwa sistem kearifan lokal menyediakan berbagai instrumen rekonsiliatif yang dapat digunakan untuk membangun perdamaian di Maluku. Buku ini direkomendasikan untuk dibaca. Isinya sangat kaya dan luas bagi siapa pun yang mencoba menelusuri interaksi antara adat dan agama di Maluku (terutama Maluku Tengah) serta korelasinya dengan konflik dan perdamaian. Buku Bartels ini dapat dikatakan sebagai karya klasik tentang Maluku yang wajib menjadi bacaan di Maluku secara khusus dan Indonesia pada umumnya. —Jacky Manuputty & Ihsan Ali-Fauzi

    Penulis: tidak mendorong masyarakat Maluku untuk meninggalkan agama yang kini dipeluk, baik agama Kristen maupun agama Islam. Kesetiaan kepada agama masing-masing tidak perlu membuat kita menjadi musuh akibat salah tafsir terhadap ajaran agama-agama tersebut. Ajaran agama perlu dibaca secara baru dengan menggunakan perspektif budaya yang menekankan persaudaraan, sehingga nilai-nilai agama yang mengusung kesetaraan dan pro-hidup lebih ditonjolkan daripada nilai-nilai yang memisahkan karena perbedaan. —I.W.J. Hendriks & M.M. Hendriks-Ririmasse
    Penulis: Dieter Bartels
    Kategori: Nonfiksi, Humaniora, Kebudayaan, Sejarah
    Terbit: 21 Agustus 2017
    Harga: Rp 155.000
    Tebal: 1014 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024241490
    ID KPG: 591701376
    Usia: 17+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Sraddha – Jalan Mulia: Dunia Sunyi Jawa Kuna

    Sraddha – Jalan Mulia: Dunia Sunyi Jawa Kuna

    Tidak banyak orang berminat ataupun paham tentang sastra Jawa Kuna. Hurufnya tidak banyak yang mengenali.

    Bahasa: nya juga tidak lagi digunakan sebagai
    Bahasa: komunikasi, kecuali oleh para dalang saat mengawali pertunjukannya. Di dunia akademik, yang menggumuli juga sangat terbatas orangnya, dan di antara para ahli yang sangat terbatas itu, Rama I Kuntara Wiryamartana, SJ hadir di sana. Oleh Rama Kuntara, Sastra Jawa Kuna tidak melulu didalami sebagai sesuatu yang berdiri sendiri. Ia menyandingkan sastra Jawa Kuna dengan karya-karya sezaman atau yang lebih tua, termasuk sastra Cina, Yunani, dan bahkan Ibrani. Sekaligus, karya-karya tersebut ditempatkan di dalam kajian berbagai keilmuan yang lain, filsafat, teologi, spiritualitas, psikologi, dan lain-lain. Buku ini berisi secuplik, namun serba rupa, tulisan Rm Kuntara yang terkait dengan sastra Jawa Kuna, mulai dari tinjuan buku, ulasan tentang berbagai serat Jawa, kakawin, filologi, hingga geguritan puisi-puisi Jawa karyanya. Diberi judul Shraddha, yang bermakna memuliakan orang yang meninggal sekaligus suatu kerinduan, kesetiaan, dan keteguhan, buku ini—sebagaimana dibayangkan oleh
    Editor: nya—semoga bisa menjadi jalan menapaki dunia sunyi Jawa Kuna.
    Penulis: G. Budi Subanar
    Kategori: Nonfiksi, Sastra, Kebudayaan
    Terbit: 21 Januari 2019
    Harga: Rp 90.000
    Tebal: 360 halaman
    Ukuran: 140 mm × 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024810863
    ID KPG: 591901597
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Seri EFEO – Raga Kayu Jiwa Manusia

    Seri EFEO – Raga Kayu Jiwa Manusia

    Wayang golek purwa kini sangat populer di Tanah Sunda, Jawa Barat, Indonesia. Praktik yang kompleks dalam dimensi sosial dan artistiknya ini diproklamasikan oleh UNESCO sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan TakBenda Manusia yang merupakan bagian dari pencalonan umu “Wayang Indonesia”, pada tahun 2003. Buku ini menguraikan dan membahas jalur yang dilalui suatu warisan keluarga hingga menjadi suatu warisan bersama, nasional, dan dunia. Analisis antropologi ini memadukan kajian politik budaya di tingkat-tingkat tersebut dengan kajian konsep-konsep global dan studi mendalam mengenai tahapan pencalonan pertama Indonesia pada warisan tak benda UNESCO, serta realitas etnografi wayang golek. Dari proses warisanisasi resmi (yaitu proses menjadi warisan) itu muncul banyak kepentingan, seperti pembentukan identitas dan budaya nasional, atau pula spektakularisasi dan folklorisasi wayang golek, perubahannya menjadi sebuah produk ekspor, suatu sumber daya untuk digerakkan dan didayagunakan.

    Penulis: Sarah Anais Andrieu
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah, Budaya
    Terbit: 8 Januari 2018
    Harga: Rp 75.000
    Tebal: 514 halaman
    Ukuran: 160 mm x 240 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024247669
    ID KPG: 591701454
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Pariwisata di Hindia-Belanda (1891-1942)

    Pariwisata di Hindia-Belanda (1891-1942)

    PARIWISATA adalah kegiatan dimana sebuah negeri mempertontonkan diri untuk orang luar dan juga untuk warganya sendiri. Indonesia kini berhasil menarik jutaan wisatawan asing di samping jutaan orang Indonesia yang mengunjungi negerinya sendiri dengan tujuan bersenang-senang sambil belajar tentang serba-serbi aspek kebudayaan Indonesia. Fenomena ini mempunyai sejarah. Buku Achmad Sunjayadi ini membeberkan lahirnya pariwisata Indonesia di masa kolonial, dari 1891 sampai 1942, dan menggambarkan peranan berbagai pihak dalam perkembangan itu, termasuk praktisi perhotelan, pegawai pemerintah, jurnalis sampai pendeta, termasuk juga tentu saja orang Indonesia sendiri.

    Penulis: Ahmad Sunjayadi
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah
    Terbit: 11 November 2019
    Harga: Rp60.000
    Tebal: 376 halaman
    Ukuran: 160 mm x 240 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024812829
    ID KPG: 591901718
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Kesultanan Palembang dalam Pusaran Konflik (1804-1825)

    Kesultanan Palembang dalam Pusaran Konflik (1804-1825)

    KESULTANAN PALEMBANG menikmati periode kemakmuran di peralihan abad ke-19. Situasi ini mulai berubah dengan kasak-kusuk yang dilakukan oleh Raffles untuk mendapatkan dukungan dari sultan dalam mengusir Belanda dari Nusantara. Berdasarkan khususnya bahan arsip Belanda serta sejumlah kesaksian langsung, buku ini memaparkan secara terperinci peristiwa-peristiwa, tokoh-tokoh dan latar belakang internal maupun eksternal sejarah politik dan ekonomi kesultanan Palembang pada awal abad ke-19

    Penulis: Farida R. Wargadalem
    Kategori: Nonfiksi, Humaniora, Politik, Sejarah
    Terbit: 2 Oktober 2017
    Harga: Rp 50.000
    Tebal: 304 halaman
    Ukuran: 160 mm x 240 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024246723
    ID KPG: 591701403
    Usia: 13+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Menulis Kreatif dan Berpikir Filosofis

    Menulis Kreatif dan Berpikir Filosofis

    GRATIS! Kelas Menulis Fiksi Sejarah Kamu tidak suka teori tapi tetap ingin belajar menulis dan berpikir filosofis? Buku ini: • Mulai dari intuisi, baru beranjak pada abstraksi. • Dimulai dan diakhiri dengan latihan. • Memberi latihan berpikir filosofis dalam terapan di dalam cerita (karya sastra). • Cocok untuk menulis sebagai sarana menemukan dan mengaktualisasikan diri yang otentik. • Membuktikan bahwa kita bisa menulis tanpa harus punya ide yang jelas untuk mulai (sebab menulis justru merupakan proses penjernihan ide). Ayu Utami adalah sastrawan yang mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri, dan mengembangkan metode pengajaran menulis kreatif sejak 2013. Yulius Tandyanto adalah pengajar dan pustakawan; menyelesaikan S2 di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Ayu dan Yulius berkolaborasi dalam eksperimen Percakapan Sastra dan Filsafat yang melibatkan musikalisasi puisi dan teks filosofis modern maupun tradisional.

    Penulis: Ayu Utami dan Yulius Tandyanto
    Kategori: Nonfiksi, Sastra
    Terbit: 10 Agustus 2020
    Harga: Rp95.000
    Tebal: 154 halaman
    Ukuran: 135 mm x 200 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814489
    ID KPG: 592001831
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Seri EFEO – Kebalian: Konstruksi Dialogis Identitas Bali

    Seri EFEO – Kebalian: Konstruksi Dialogis Identitas Bali

    BUKU INI menelusuri kembali konstruksi dialogis dari apa yang oleh para intelektual Bali disebut sebagai “kebalian”, yang mereka anggap sebagai pohon, yang akarnya adalah agama, batangnya adalah adat, dan budaya sebagai buahnya. Gerakan perenungan identitas ini berawal dari penaklukan Pulau Bali dan integrasinya ke dalam pemerintah kolonial Hindia Belanda pada awal abad XX. Gerakan ini hidup kembali setelah kemerdekaan Indonesia, ketika orang Bali harus berjuang keras agar agama mereka diakui oleh negara. Dengan begitu, para reformis Bali berhasil mendefinisikan identitas etnis mereka dalam kaitannya dengan agama Hindu, meskipun mereka harus merelakan agama mereka dirampas agar agama itu dapat diakui. Hinduisasi praktik-praktik keagamaan mereka ini telah menyulut konflik yang berulang antara orang Bali yang ingin melestarikan kekhasan tradisi leluhur mereka dan orang Bali yang berhasrat mereformasi tradisi leluhur ini, menyesuaikan dengan gagasan mereka tentang hinduisme. Jadi, pertanyaannya bukanlah menentukan apakah orang Bali beragama Hindu, jika dahulunya beragama Hindu, bahkan bukan pula jika mereka sedang menjadi Hindu. Tujuan penelitian ini adalah, pertama, untuk menjelaskan sejumlah alasan mengapa orang Bali menjadikan agama Hindu sebagai penanda diakritik “kebalian” mereka dan, kedua, untuk menguraikan berbagai pembentukan ulang identitas yang dihasilkan.

    Penulis: Michael Picard
    Penerjemah: Feybe Mokoginta
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah, Sosial
    Terbit: 10 Agustus 2020
    Harga: Rp 85.000
    Tebal: 398 halaman
    Ukuran: 160 mm x 240 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814250
    ID KPG: 592001811
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Seri EFEO – Loyalis Dinasti Ming di Asia Tenggara

    Seri EFEO – Loyalis Dinasti Ming di Asia Tenggara

    Setelah Dinasti Ming tumbang pada tahun 1644, diganti Dinasti Qing, banyak loyalis Dinasti Ming melarikan diri ke berbagai kota pelabuhan di Asia Tenggara, terutama yang ada di kepulauan Nusantara dan Vietnam. Mereka menetap dan mengambil peran dalam masyarakat setempat, antara lain di bidang politik, perniagaan, pertanian, dan urbanisasi. Dengan memanfaatkan berbagai sumber Eropa dan Asia, dari prasasti dan silsilah sampai kisah perjalanan dan karya biografis, buku ini menawarkan gambaran sejarah tentang kiprah para loyalis Ming di Asia Tenggara. Sejumlah tokoh di antara mereka masih terkenang sampai akhir-akhir ini di Asia Tenggara seperti juga di Eropa, sehingga diangkat dalam sejarah lokal dan dibanggakan dalam novel-novel sejarah.

    Penulis: Claudie Salmon
    Penerjemah: Jafar Suryomenggolo
    Editor: Yerry Wirawan
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah
    Terbit: 10 Agustus 2020
    Harga: Rp 110.000
    Tebal: 170 halaman
    Ukuran: 160 mm x 240 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814281
    ID KPG: 592001810
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Pita Maha: Gerakan Sosial Seni Lukis Bali 1930-an

    Pita Maha: Gerakan Sosial Seni Lukis Bali 1930-an

    Pita Maha: gerakan Sosial Seni Lukis Bali 1930-an diangkat dari disertasi Wayan Kun Adnyana di ISI Yogyakarta.

    Penulis: tidak hanya berfokus pada sejarah Pita Maha, melainkan juga sejarah seni lukis Bali sebelum lahirnya gerakan sosial seni ini. Pita Maha sendiri, seperti diketahui, bukan semata-mata komunitas pelukis biasa. Kelompok ini dalam perkembangannya telah menjadi semacam gerakan yang memiliki ideologi seni sendiri. Selama ini, tidak banyak kepustakaan yang mengulas fenomena Pita Maha. Karena itu, buku ini boleh dibilang sebagai buku pertama yang membahas sejarah Pita maha secara lengkap. Agar lebih menarik, disuguhkan contoh-contoh lukisan Bali bergaya klasik dan gaya Pita Maha.
    Penulis: Wayan Kun Adnyana
    Kategori: Nonfiksi, Humaniora, Kebudayaan
    Terbit: 8 Oktober 2018
    Harga: Rp 140.000
    Tebal: 252 halaman
    Ukuran: 135 mm x 200 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024242701
    ID KPG: 591801487
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Seri EFEO – Sejarah Prancis

    Seri EFEO – Sejarah Prancis

    SEJARAH PRANCIS DALAM

    Bahasa: INDONESIA. Dalam 32 bab singkat, buku yang ditulis oleh tim sejarawan profesional ini menampilkan sebuah ringkasan yang mendalam, lugas, dan sederhana tentang sejarah Prancis sejak zaman Prasejarah hingga akhir abad ke-20. Dengan jernih dan akurat, para
    Penulis: menguraikan berbagai momen sejarah yang berbeda, dan diletakkan dalam konteks yang lebih luas daripada sejarah Eropa. Disusun secara kronologis, buku ini juga mencakup berbagai bidang lain, mulai dari sejarah ekonomi hingga sejarah mentalitas. Uraian tersebut dilengkapi dengan ilustrasi berupa dokumen atau cuplikan dokumen yang disajikan pada akhir setiap bab. Terdapat pula tabel, silsilah, dan daftar istilah yang melengkapi dokumentasi buku sejarah Prancis ini, yang pertama kali diterjemahkan ke dalam
    Bahasa: Indonesia. Buku ini sangat penting sebagai bahan rujukan bagi siapa pun yang berminat mendalami sejarah Prancis. Tim
    Penulis: Alain Tranoy, Elisabeth Carpentier, Francois Lebrun, Jean Carpentier, dan Jean-Marie Mayeur
    Penerjemah: Tonny Pasuhuk, Mardiani Bahasoan, Ari Anggari Harapan, Daniel Perret (Forum Jakarta-Paris)
    Editor: Ari Anggari Harapan, Tonny Pasuhuk
    Penataletak: Ade Pristie Wahyo
    Perancang
    Sampul: Teguh Tri Erdyan
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah
    Terbit: Mei 2011 (Cetakan pertama), 15 Maret 2023 (Cetakan keempat)
    Harga: Rp160.000
    Tebal: 511 halaman
    Ukuran: 160 mm x 240 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024242343
    ID KPG: 592302111
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG