Tag: Nonfiksi

  • Jais Darga Namaku

    Jais Darga Namaku

    Dengan latar belakang kehidupan keluarga menak Sunda, dunia anak muda Kota Bandung 1970-an, hingga bisnis seni rupa di Paris, London, Amsterdam, New York, Singapura, dan Hongkong, buku ini mengisahkan perjalanan hidup seorang perempuan Indonesia dengan seluruh ambisinya. Ambisi yang membuatnya dikenal sebagai Jais Darga atau Madam Darga, seorang art dealer internasional di Paris. Ambisi yang membuat Jais terus mengembara ke banyak negeri jauh, sehingga ia tak bisa lagi membedakan apakah ia sedang “pergi” atau “pulang”. Autobiografi (as told to) yang disajikan dengan gaya novel ini tak hanya berkisah perihal Jais Darga, tapi juga mengisahkan pergulatan hidup seorang perempuan, seorang anak, seorang istri dan ibu. Berbaur dengan ambisi dan pergulatannya dalam dunia bisnis, ada banyak lapisan kisah yang tersimpan. Kisah perempuan dalam kesepiannya, kegelisahannya, kesakitan, pengkhianatan, dan penghinaan. Seluruh lapisan kisah berpusat pada ambisi serta pergulatannya mmepertahankan kedaulatan dirinya. Bukan dalam dunia bisnis belaka, tapi juga terhadap kuasa lelaki. Termasuk kedaulatannya atas tubuh dan bagaimana kuasa itu dihadapinya, seperti dikatakan Jais Darga, “Aku tidak merasa dilahirkan sebagai perempuan, tapi terpilih sebagai perempuan.”

    Penulis: Ahda Imran
    Editor: Candra
    Kategori: Nonfiksi, Biografi
    Terbit: 9 April 2018
    Harga: Rp200.000
    Tebal: 540 halaman
    Ukuran: 140 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024248314
    ID KPG: 591801499
    Usia: 17+
    Bahasa: Indonesia
    Bonus: Pembatas Buku
    Penerbit: KPG

  • Nat Geo Atlas Perang Dunia II

    Nat Geo Atlas Perang Dunia II

    Atlas Perang Dunia II memuat gabungan peta baru dan peta zaman perang untuk menampilkan Perang Dunia II secara komprehensif. Isinya terdiri dari: Kartografi khas National Geographic: 100 peta baru yang menampilkan pergerakan pasukan dan taktik komandan dalam momen-momen penting pertempuran dan aksi militer. Peta langka zaman perang: 114 peta peninggalan sejarah mengungkap rencana rahasia invasi, serangan, pelarian, juga mencatat jalannya pertempuran darat dan laut per jam dan per hari.

    Penulis: Neil Kagan & Stephen G. Hyslop
    Editor: Andya
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah
    Terbit: 16 Maret 2020
    Harga: Rp299.000
    Tebal: 256 halaman
    Ukuran: 209 mm x 256 mm
    Sampul: Hardcover
    ISBN: 9786024812645
    ID KPG: 592001772
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 17+
    Penerbit: KPG

  • Learning 5.1: Duluan Tiba di Masa Depan

    Learning 5.1: Duluan Tiba di Masa Depan

    Learning 5.1 adalah tentang menembus batas pemikiran, menerobos konvensi dan kesepakatan, mengubah kebiasaan, dan mentransformasi cara belajar yang telah ketinggalan zaman. Transformasi itu dimulai dari pola pikir bahwa tanggung jawab untuk belajar ada pada sang pembelajar (learner)—bukan orang lain, bukan sekolah, dan bukan juga perusahaan. Maka, mindset learner as the center of learning dan learn how to learn merupakan tema sentral Learning 5.1. Untuk menghadapi dunia yang berubah cepat seperti sekarang ini, dibutuhkan cara pikir (mindest), ketrampilan atau kemahiran (skillset), dan perangkat kerja atau teknologi (toolset) yang baru. Melalui pengalaman puluhan tahun sebagai konsultan dan praktisi human capital. Alex Denni membuka cakrawala pemahaman kita untuk menghadapi masa depan yang serba tidak pasti. Lebih dari itu, ia juga memberi saran, metode, dan cara praktis yang telah teruji di lapangan dalam proses pengembangan sumber daya man

    usia. Buku ini ditujukan bagi mereka yang membutuhkan insight berbeda tentang bagaimana membawa organisasi menjadi unggul melalui pemberdayaan man
    usia: para C-Level (terutama Chief Executive Officer, Chief Human Capital Officer, dan Chief Financial Officer), praktisi pemberdayaan modal manusia (human capital empowerment practitioner), praktisi bisnis, wirausaha, dan para individu yang peduli pada pendidikan sebagai sokoguru perubahan.
    Penulis: Alex Denni & Triaji Prio Pratomo
    Editor: Pax Benedanto
    Kategori: Nonfiksi, Manajemen
    Terbit: 9 Maret 2020
    Harga: Rp125.000
    Tebal: 230 halaman
    Ukuran: 120 mm x 180 mm
    Sampul: Hardcover
    ISBN: 9786024813390
    ID KPG: 592001760
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • The Other Side of Hate is Love

    The Other Side of Hate is Love

    The Other Side of Hate is Love is a creative journal to process heartbreak through writing, doodling, and mindfulness practice. Write, draw, paint, and doodle in it. Do the exercises. Pour your heart out. In this book, Hanny shared her personal stories and life lessons, both the difficult and the easy, the lonely and the joyful, the bitter and the sweet, to accompany you throughout your heartbreak journey. “When Hanny first sent me this book, I didn’t know what I would find inside the carefully prepared package. Fiction, non-fiction, or one of those particular books that seem to be everything in between. What I found was something close to her heart, and mine: a reflection on mistakes done by us and to us, a thorough insight on the process of healing, and a guide that speaks to us like a friend.” — Rain Chudori, writer and curator of Comma Books

    Penulis: Hanny Kusumawati
    Editor: Anida
    Kategori: Nonfiksi, Self Improvement
    Terbit: 9 Maret 2020
    Harga: Rp 65.000
    Tebal: 216 halaman
    Ukuran: 130 mm x 190 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024813352
    ID KPG: 592001753
    Usia: 15+
    Bahasa: Inggris
    Penerbit: Comma Books

  • Seri Pemikiran: Kierkegaard dan Pergulatan Menjadi Diri Sendiri

    Seri Pemikiran: Kierkegaard dan Pergulatan Menjadi Diri Sendiri

    “Yang sungguh-sungguh tidak saya miliki adalah kejelasan… apa yang harus saya lakukan, dan bukan apa yang harus saya ketahui, kecuali sejauh pemahaman tertentu harus mendahului setiap tindakan. …masalahnya adalah mencari kebenaran sejati untuk situasi saya, mencari gagasan yang menentukan hidup mati saya….” Demikianlah sepenggal pemikiran dan perasaan Søren Aabye Kierkegaard, yang sering dipandang sebagai filsuf eksistensialis pertama, dalam catatan hariannya. Tekanan filsafatnya pada eksistensi manusia dan kritiknya terhadap kepalsuan, ketidakotentikan hidup, dan publik yang abstrak, bukan saja menjadi sumber inspirasi bagi filsuf-filsuf besar sesudahnya, termasuk Karl Jaspers dan Martin Heidegger, tetapi juga mengundang kita untuk lebih serius berpikir tentang eksistensi kita sebagai manusia. Buku ini mengangkat tema ‘Pergulatan Menjadi Diri Sendiri’, suatu tema yang cukup sentral dalam pandangan Kierkegaard dan relevan bagi setiap orang dalam segala zaman. Melalui buku ini

    Penulis: hendak menawarkan kepada kita refleksi kehidupan manusia dan sekaligus undangan untuk menjadi diri sendiri melalui pengalaman dan pandangan hidup Kierkegaard.
    Penulis: Thomas Hidya Tjaya
    Editor: Christina M. Udiani
    Kategori: Nonfiksi, Humaniora, Filsafat
    Terbit: 9 September 2019
    Harga: Rp 50.000
    Tebal: 196 halaman
    Ukuran: 130 mm x 190 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024248505
    ID KPG: 591801512
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Seri Pemikiran: Heidegger dan Mistik Keseharian

    Seri Pemikiran: Heidegger dan Mistik Keseharian

    Heidegger memang pribadi yang kontroversial, tetapi kritikus dari berbagai aliran pemikiran sulit menyangkal betapa mendasarnya problem yang dipikirkannya. Metafisikus kondang ini merenungkan problem yang juga digumuli oleh agama-agama dunia sepanjang zaman: Mengapa segala sesuatu itu ada dan bukan tiada? Dari pertanyaan mendasar itu muncul pertanyaan-pertanyaan lain yang juga tidak kalah mendasarnya, seperti: Mengapa Manusia ada? Mengapa ia juga tiada? Apakah artinya ada manusia di dunia ini? Jika keberadaan manusia terbatas oleh waktu, lalu apakah sebenarnya waktu itu? Buku ini adalah pengantar pada pemikiran Heidegger yang tertuang dalam bukunya, Sein und Zeit. Semoga pengantar buku ini bukan hanya merangsang studi filsafat pada umumnya dan pemikiran Heidegger pada khususnya, melainkan juga membantu pembaca untuk lebih bersikap meditatif terhadap kehidupan. Dr. Fransisco Budi Hardiman, alumnus Hochschule fur Philosophie Munchen, Jerman. Sekarang mengajar filsafat di Universitas Pelita Harapan. Menulis belasan buku filsafat, antara lain yang terbaru: Seni Memahami (Kanisius, 2015) dan Demokrasi dan Sentimentalitas (Kanisius, 2018).

    Penulis: F. Budi Hardiman
    Editor: Christina M. Udiani
    Kategori: Nonfiksi, Humaniora, Filsafat
    Terbit: 17 Februari 2020
    Harga: Rp 65.000
    Tebal: 228 halaman
    Ukuran: 130 mm x 190 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024813437
    ID KPG: 592001757
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Seri Pemikiran: Emmanuel Levinas Enigma Wajah Orang Lain

    Seri Pemikiran: Emmanuel Levinas Enigma Wajah Orang Lain

    Mengapa manusia tega saling bantai demi ideologi dan ajaran tertentu? Di manakah rasa kemanusiannya? Apa yang dilihat oleh para algojo ini dalam diri para korbannya? Tidakkah mereka sadar bahwa yang mereka bantai juga manusia sama seperti mereka? Mengapa manusia lain dipandang begitu rendah dan dianggap “lain” )other) begitu saja? Apakah dasar keberanian (otherness) ini? Bagi Emmanuel Levinas, etika pertama-tama bukan menyangkut teori mengenai baik-buruknya tindakan tertentu; bukan juga apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan sebagai manusia. Etika merupakan relasi yang lahir dari pertemuan konkret dengan orang lain yang memiliki wajah. Sebagai jejak Yang-Tak-Terbatas (the Infinite), wajah orang lain tidak akan dapat dibunuh atau dihancurkan. Relasi etis terjadi ketika saya merasa terusik oleh kehadiran wajah orang lain yang menantang orientasi egoistik hidup saya atau mengusik kenyamanan dan kebebasan saya. Buku ini menawarkan cara memandang dan berinteraksi cara memandang dan berinteraksi dengan manusia lain yang berbeda dengan kebiasaan sehari-hari. Bukan gagasan atau pikiran kita mengenai orang lain itu yang menentukan, tetapi pertemuan sejati dengan orang lainlah yang patut kita alami.

    Penulis: Thomas Hidya Tjaya
    Editor: Christina M. Udiani
    Kategori: Nonfiksi, Humaniora, Filsafat
    Terbit: 9 September 2019
    Harga: Rp 60.000
    Tebal: 178 halaman
    Ukuran: 130 mm x 190 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024810719
    ID KPG: 591801591
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Seri Tempo: Kisah Berdesir dari Pesisir Laut

    Seri Tempo: Kisah Berdesir dari Pesisir Laut

    Di balik deburan ombak Laut Banda di Kepulauan Kei, Maluku Tenggara, ada gambaran kehidupan warga Tanimbar Kei sebagai miniatur Indonesia. Meskipun kepercayaan masyarakatnya beragam, kekerabatan antardesa di sana terjalin harmonis dalam tradisi pela. Sementara itu, kehidupan penduduk Sangir di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara yang dikelilingi laut membentuk budaya bergotong-royong yang kuat, atau disebut mekakendage. Para nelayan tradisional di sana pun tidak memakai racun atau bom karena menganggap laut sebagai tempat yang sakral dan harus dihormati. Cuplikan di atas adalah sepenggal kisah dari keelokan pantai-pantai di pelosok Nusantara dalam buku ini. Tempo menyajikan reportase sembilan pantai pilihan di Indonesia. Dilengkapi foto ciamik pemandangan bawah laut dan tautan video hasil rekaman liputan, buku ini mengantar kita dalam petualangan mendebarkan menuju pantai-pantai yang belum begitu dikenal publik. Akhirnya, tak hanya sebagai acuan untuk merencanakan liburan, buku ini juga mengungkap inspirasi dari kehidupan warga pesisir laut dalam bersahabat dengan samudra. Kisah tentang sembilan pantai di Indonesia adalah jilid kedua seri “Pesona Cerita Wisata” yang diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo Oktober 2015. Serial ini menyuguhkan kisah perjalanan menjelajahi destinasi wisata yang unik dan jarang dikenal publik, tapi tak kalah istimewa untuk dikunjungi.

    Penulis: Redaksi Tempo
    Editor: Galang
    Kategori: Nonfiksi, Wisata
    Terbit: 19 Juni 2017
    Harga: Rp 80.000
    Tebal: 152 halaman
    Ukuran: 170 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024
    ID KPG: 591701377
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Seri Tempo: Hikayat 45 Danau Indonesia

    Seri Tempo: Hikayat 45 Danau Indonesia

    Terhampar dari Aceh hingga Papua, setiap danau alami di Indonesia memiliki kekhasan. Letaknya di puncak pegunungan ataupun terkungkung di antara lelautan. Di balik keelokan panoramanya, danau-danau memiliki cerita kehidupan masyarakat di sekitarnya. Di Danau Gunung Tujuh, Jambi, misalnya, berkembang legenda tentang Orang Pendek. Konon, menurut para leluhur yang dulu tinggal di wilayah tersebut, Orang Pendek adalah mahkluk jadi-jadian. Danau Kakaban di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur, memiliki kekayaan alam berupa ubur-ubur unik yang tak menyengat. Jutaan spesies laut lain pun meruap di danau ini. Ada pula tiga danau di pelosok timur Papua yang ditemukan oleh pilot Angkatan Laut Kerajaan Belanda, Frits Julius Wissel, pada 1938. Inilah liputan perjalanan Tempo menjelajahi 45 danau alami di kepulauan Indonesia. Kita diundang untuk mengunjungi penggalan keindahan alam bumi Indonesia seraya mengenali budaya masyarakat setempat. Dilengkapi informasi moda transportasi, tips perjalanan, serta rekomendasi aktivitas melancong, buku ini dapat membantu Anda dalam merencanakan tamasya. Kisah tentang 45 danau di Indonesia adalah jilid perdana seri “Pesona Cerita Wisata” yang diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo November 2016. Serial ini menyuguhkan kisah perjalanan menjelajahi destinasi wisata yang unik dan jarang dikenal public, tapi tak kalah istimewa untuk dikunjungi.

    Penulis: Redaksi Tempo
    Editor: Galang
    Kategori: Nonfiksi, Wisata
    Terbit: 8 Mei 2017
    Harga: Rp80.000
    Tebal: 136 halaman
    Ukuran: 170 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024242442
    ID KPG: 591701349
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Seri Tempo: 100 Surga Tersembunyi

    Seri Tempo: 100 Surga Tersembunyi

    Bagi sebagian orang, melihat matahari

    Terbit: di Gunung Bromo atau menyelam di Bunaken sudah membosankan. Sesungguhnya, Tanah Air kita menyimpan seribu nirwana tak tersentuh nun di pelosok. Cobalah tengok Taman Nasional Teluk Cenderawasih di Kwatisore, Nabire, Papua. Hiu paus (Rhincodon typus) yang hidup di sana menjadikan pemandangan alam bawah laut yang berbeda. Ikan berbobot 9 ton dan panjang 10 meter itu lebih “jinak” dibanding ikan lainnya. Dengan menyelam atau diving, kita dapat melihat hiu paus yang menyeringai sekaligus menggemaskan karena gerak pelan tubuhnya. Lain dengan bertualang menyusuri alam liar kawasan geologi karst di Gua Barat, Gombong Selatan, Kebumen, Jawa Tengah. Kekuatan fi sik dan mental diuji dalam menerobos medan belukar yang licin dan berlumpur. Sesampai di mulut Gua Barat, batuan stalagmit di lantai gua yang menyerupai singgasana raja seolah menyambut kita. Betapa ramah dan indah. Buku ini memetakan seratus destinasi pelesir “baru”. Selain gua dan diving, sepuluh
    Kategori: lain adalah pantai, gunung, danau, kampung adat, sport, sungai, hutan, sejarah, surfi ng, dan budaya. Bersiaplah mereguk pengalaman berwisata yang seru dan tak terlupakan! Kisah tentang 100 surga tersembunyi adalah jilid ketiga seri “Pesona Cerita Wisata” yang diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo November 2013. Serial ini menyuguhkan kisah perjalanan menjelajahi destinasi wisata yang unik dan jarang dikenal publik, tapi tak kalah istimewa untuk dikunjungi
    Penulis: Redaksi Tempo
    Editor: Galang
    Kategori: Nonfiksi, Wisata
    Terbit: 24 Juli 2017
    Harga: Rp 120.000
    Tebal: 219 halaman
    Ukuran: 170 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024243944
    ID KPG: 591701384
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG