Tag: PenerbitKPG

  • Candra Aditya

    Candra Aditya

    Candra Aditya adalah seorang penulis dan filmmaker. Lulusan Jurusan Film Binus International ini menulis buku sejak sadar bahwa dia enggak punya teman. Selain menulis untuk Detik dan Provoke!, Candra bikin beberapa film pendek yang sudah keliling ke berbagai festival, baik nasional maupun internasional. Pemuda ini juga membuat webseries, di antaranya adalah serial ANJAS dan Ruang Casting yang bisa ditonton di YouTube. Kalau kamu merasa punya uang atau kenal sama orang kaya, sekarang dia lagi butuh investor untuk bikin film layar lebar pertamanya. Buku debutnya tentang film dan bernuansa komedi romantis telah dipublikasi Penerbit POP dengan judul When Everything Feels Like Romcoms (2020) dan When Everything Feels Like K-Dramas (2024), serta satu novel yang sangat personal, Cerita untuk Ayah (2022).

  • Haemin Sunim

    Haemin Sunim

    Haemin Sunim merupakan seorang guru agama Buddha Zen dan penulis paling berpengaruh di Korea Selatan. Di sana, buku-bukunya—The Things You Can See Only When You Slow Down dan Love for Imperfect Things—telah terjual lebih dari tiga juta eksemplar dan begitu terkenal, tidak hanya sebagai panduan dalam bermeditasi, tetapi juga panduan dalam menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari. Dia lahir di Korea Selatan, kemudian pergi ke Amerika Serikat untuk belajar perfilman, tetapi tanpa disangka-sangka dia malah tertarik dengan kehidupan spiritual. Setelah menempuh Pendidikan di UC Berkeley, Harvard, dan Princeton, Haemin mendapatkan pelatihan monastik di Korea dan mengajar agama Buddha di Hampshire College di Amherst, Massachusetts. Dia memiliki lebih dari sejuta pengikut di Twitter dan Facebook. Haemin Sunim menetap di Seoul ketika sedang tidak bepergian untuk mengajar.

  • Arundhati Roy

    Arundhati Roy

    Nama lengkapnya Suzanna Arundhati Roy. Penulis kelahiran Shillong, negara bagian Meghalaya, India, 24 November 1961. Ayahnya orang Bengali bekerja sebagai pekebun teh, sedangkan ibunya seorang Kristen keturunan Suriah yang aktif menyuarakan penolakan terhadap undang-undang warisan di India. Ibunya juga pernah sukses menyuarakan hak perempuan Kristen untuk menerima bagian yang sama dari tanah leluhur mereka. Barangkali berkaca dari kekuatan hati ibunya, Roy tumbuh dengan perhatian lebih dan menjadi sangat vokal terhadap isu kemanusiaan, juga lingkungan. Roy menempuh pendidikan tinggi di bidang arsitektur. Namun kariernya jauh dari itu. Ia pernah menjadi instruktur aerobik, penulis naskah drama, dan pemain film. Suatu hari, kritiknya tentang film Bandit Queen dimuat di surat kabar dan dengan cepat kolom opini tersebut memicu kontroversi. Dari situ, Roy memutuskan mundur dari sorotan publik dan fokus menjadi novelis. Novel pertamanya, The God of Small Things terbit tahun 1997. Laku keras, novelnya setahun kemudian meraih penghargaan Man Booker Prize for Fiction. Buku keduanya terbit satu dasawarsa kemudian, KPG menerjemahkannya ke bahasa Indonesia tahun 2019 dengan judul Kementeriaan Maha Kebahagiaan.

  • Alfian Dippahatang

    Alfian Dippahatang

    Alfian Dippahatang lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan, 3 Desember 1994. Sempat tergila-gila pada sepakbola, penggemar wortel dan sayur kelor ini mundur dari dunia olahraga lantaran ngeri menyaksikan pemain yang mengalami patah tulang di pergelangan kaki. Akhirnya, bungsu dari dua bersaudara itu memutuskan banting setir. Ia merasa cukup menjadi penikmat bola saja dan mengejar cita-cita yang minim risiko cedera. Enam tahun serius menekuni profesi kepengarangan, ia baru sadar, “Ternyata, menjadi penulis jauh lebih berisiko terhadap kesehatan, duduk membaca atau menulis bisa membuat orang lupa minum dan makan.” Buku perdananya bersama KPG terbit dengan judul Bertarung dalam Sarung

  • Ratih D. Adiputri

    Ratih D. Adiputri

    Dr. Ratih D. Adiputri adalah peneliti post-doc bidang ilmu politik di Universitas Jyväskylä, Finlandia (kajian parlemen, Asia Tenggara, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/SDG). Sebelum bekerja di bidang akademik di Finlandia, Ratih memiliki pengalaman bekerja di Sekretariat Jenderal MPR dan sebagai manager bidang legislatif program penguatan pemerintahan lokal yang dibiayai oleh USAID di Jakarta. Pernah bekerja paruh waktu di The House of Lords, Kerajaan Inggris, dan kursus ilmu politik dan demokrasi di The London School of Economics and Political Science (LSE) selama mengikuti pendidikan Program Penguatan Parlemen oleh Hansard Scholars Programme. Ratih mendapatkan gelar Master Studi Internasional dari University of Queensland, Brisbane, Australia, dan gelar Doktor/PhD Ilmu Politik dari University of Jyväskylä, Finlandia. Saat ini, Ratih tinggal bersama kedua anaknya yang mengenyam sistem pendidikan, bersekolah, di Jyväskylä, Finlandia. Berbekal latar belakang tersebutlah, Ratih menulis buku Sistem Pendidikan Finlandia. Bukunya terbit pada 2019 oleh Kepustakaan Populer Gramedia (KPG).

  • David A. Aguilar

    David A. Aguilar

    David A. Aguilar tumbuh besar di Santa Clara Valley, California. Berbekal kegemaran masa kecil merakit peralatan untuk mengamati langit, penulis yang juga fotografer dan perancang grafis yang handal itu kini bekerja di salah satu lembaga penelitian astronomi terbesar di dunia, Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics. David sudah menerbitkan banyak buku tentang jagat raya. Salah satunya diterbitkan National Geographic dan sudah diterjemahkan KPG dengan judul Antariksapedia.

  • Donald B. Calne

    Donald B. Calne

    Donald B. Calne ialah Direktur Neurodegenerative Disorders Centre (Pusat Penanggulangan Penyakit Saraf) di Rumahsakit Vancouver dan profesor neurologi di the University of British Columbia. Ia tinggal di Vancouver. KPG menerbitkan bukunya yang berjudul Batas Nalar.

  • Richard Leakey

    Richard Leakey

    Richard Leakey adalah seorang ahli paleoantropologi dan konservasi. Ketertarikannya pada paleoantropologi terwarisi dari orangtuanya, Louis dan Mary Leakey. Keluarga Leakey adalah perintis penelitian paleoantropologi di Afrika Timur. Richard Leakey, bersama timnya, menemukan beberapa fosil manusia purba terkenal, di antaranya “Turkana Boy” dan Homo rudolfensis KNM-ER 1470. Kini ia mengepalai Kenya Wildlife Service, yang aktif dalam upaya pelestarian lingkungan di Kenya. Ia telah menulis beberapa buku, baik sendiri atau bersama rekan penulis. Salah satu bukunya, Asal-Usul Manusia, telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia.

  • Carolyn DeCristofano

    Carolyn DeCristofano

    Carolyn Cinami DeCristofano adalah penulis buku National Geographic for Kids: Atlas Antariksa (KPG, 2018). Membaca dan menulis sudah jadi ketertarikannya sejak kecil. Namun ia baru benar-benar terpikirkan untuk membuat buku yang bagus untuk anak sejak bekerja di Museum of Science di Boston dan mengajar anak-anak tentang sains. Upayanya mengenalkan sains dengan cara yang menyenangkan untuk anak kemudian dirumuskannya dengan mendirikan Blue Heron STEM Education Consulting, perusahaan yang membantu menyusun kurikulum belajar dan mengajar untuk sekolah maupun organisasi. Jika tidak sedang menulis dan mengajar, Carolyn gemar berjalan-jalan, naik gunung, membaca, dan bermain gim. Carolyn tinggal di Plympton, Massachusetts, bersama suami dan dua kucingnya yang manis, Napi dan Emilio.

  • Ernst Mayr

    Ernst Mayr

    Ernst Mayr adalah seorang ahli biologi evolusi terkemuka abad ke-20. Ia dikenal sebagai ahli taksonomi, ornitologi, sejarawan sains, dan naturalis. Mulanya ia tertarik pada studi kedokteran, dan mempelajarinya selama beberapa tahun di Universitas Greifswald, tetapi kemudian lebih berminat mempelajari Biologi Sistematik di Universitas Berlin. Mayr tertarik mengamati perilaku burung-burung, termasuk hubungan ekologis dan lingkungannya. Ia pernah melakukan pengamatan terhadap burung-burung di Papua, Melanesia, dan Polinesia. Mayr bekerja sebagai asisten kurator di Museum Sejarah Alam di Berlin, dan kurator ornitologi di American Museum of Natural History di New York. Karyanya berkontribusi terhadap revolusi konseptual yang mengarah kepada sintesis evolusi modern antara genetika Mendel, sistematika, dan evolusi Darwin serta perkembangan konsep spesies biologi. Karyanya berjudul Evolusi: Dari Teori ke Fakta diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia.