Tag: PenerbitKPG

  • Gmorning, Gnight!

    Gmorning, Gnight!

    Selamat pagi. Boleh ragu. Tapi tetap maju. Selamat malam. Biarpun sangsi. Pede aja lagi. Sebelum Lin-Manuel Miranda menginspirasi dunia lewat Hamilton dan Encanto, ia biasa membagikan kata-kata penyemangat di Twitter setiap pagi dan malam. Ia menuliskan puisi sederhana untuk dirinya sendiri yang ternyata dinantikan oleh banyak orang lainnya. Seiring berjalannya waktu, penikmat karyanya meluas. Kini Lin-Manuel Miranda mengompilasi cuitan-cuitan lamanya tersebut menjadi sebuah buku yang dilengkapi dengan ilustrasi cantik oleh ilustrator ternama yang juga mutual Twitter-nya, Jonny Sun. Gmorning, Gnight! ada buat kamu yang butuh suntikan semangat instan untuk memulai dan menutup hari—setiap hari!

    Penulis: Lin-Manuel Miranda
    Penerjemah: Daniel Santosa
    Editor: Anida Nurrahmi
    Ilustrator: Jonny Sun
    Penataletak: Teguh Tri Erdyan
    Kategori: Fiksi, Self-improvement
    Terbit: 20 April 2022
    Harga: Rp80.000
    Tebal: 224 halaman
    Ukuran: 130 mm x 180 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024817954
    ISBN: Digital: 9786024817961
    ID KPG: 592202015
    Usia: SU
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: POP

  • Lokalisasi Kekuasaan di Indonesia Pascaotoritarianisme

    Lokalisasi Kekuasaan di Indonesia Pascaotoritarianisme

    “Teladan kesarjanaan kritis terbaik, buku ini adalah kritik tajam terhadap mereka yang menganggap desentralisasi adalah solusi menyeluruh atas pemerintahan yang amburadul. Hadiz memperlihatkan dengan meyakinkan bahwa desentralisasi Indonesia tidak membawa dampak positif yang diharapkan para pendukungnya, melainkan justru perebutan kekuasaan lokal oleh politisi korup, penjarah, orang kuat, serta predator lainnya.” —EDWARD ASPINALL, Australian National University —- Buku ini memperlihatkan bagaimana perubahan institusional malah menghasilkan konsekuensi yang tak diinginkan. Pendukung desentralisasi lumrah memujinya sebagai proses yang memungkinkan masyarakat dan ekonomi lokal melebur mulus dengan pasar dunia. Ia juga dianggap membentengi komunitas lokal dari efek penyeragaman globalisasi ekonomi. Karenanya, meski untuk alasan yang sangat berbeda, kalangan teknokratis penganjur globalisasi neoliberal maupun kalangan populis lawannya sama-sama menghargai desentralisasi. Sederet negara pascaotoriter telah mengadopsi desentralisasi, bukan saja sebagai bagian inheren demokratisasi melainkan juga dalam usaha membudayakan “pemerintahan yang baik”. Namun, buku ini menunjukkan ketegangan dan kontradiksi tak terhindarkan yang mengiringi apa yang disebut

    Penulis: sebagai lokalisasi kekuasaan. Dalam prosesnya, Hadiz mengembangkan analisis memukau yang memperjelas benang merah di antara perubahan sosial-kelembagaan dengan konflik sosial di medan kekuasaan lokal. Dengan menggunakan kasus Indonesia, dan membandingkannya dengan Thailand dan Filipina, Hadiz menawarkan penjelasan yang gamblang mengapa dampak desentralisasi dan demokratisasi acap kali menyimpang dari harapan para ahli tata pemerintahan yang baik maupun populis pendukung pemberdayaan masyarakat lokal. Salah satu tugas utama buku ini adalah memahami teka-teki bagaimana sistem kekuasaan predator lokal tetap tangguh di hadapan tuntutan internasional atas pemerintahan yang baik dan melayani pasar serta tekanan yang berasal dari politik elektoral demokratis. Secara persuasif dan menggebu, Hadiz menantang pembaca seraya menekankan poin penting yang dapat disepakati semua orang: kekuatan dan politik lokal masih sangat penting di dunia global kita.
    Penulis: Vedi R. Hadiz
    Penerjemah: Abdil Mughis Mudhoffir
    Editor: A Yoseph Wihartono
    Penyunting: Geger Riyanto
    Penataletak & Perancang
    Sampul: Pinahayu Parvati
    Kategori: Nonfiksi, Sosial Politik
    Terbit: 13 April 2022
    Harga: Rp100.000
    Tebal: 376 halaman
    Ukuran: 140 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024817992
    ISBN: Digital: 9786024818005
    ID KPG: 592202009
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    ​​​​
    Penerbit: KPG

  • Basarnas Emas: Jejak Setengah Abad Mengabdi untuk Negeri

    Basarnas Emas: Jejak Setengah Abad Mengabdi untuk Negeri

    KINI ZAMAN semakin cepat berubah, Berbagai rintangan dan tantangan baru terus bermunculan. Basarnas akan terus beradaptasi dalam setiap masa demi melayani bangsa Indonesia. Munculnya bencana baru, pandemi Covid-19, sudah menjadi bukti bahwa pelayanan Basarnas di jalan keman

    usiaan tak akan surut. Dan saya optimis bahwa Basarnas sanggup mengabdi sepanjang masa untuk Ibu Pertiwi! Selamat setengah abad, Basarnas! Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi MEMASUKI
    Usia: ke-50 tahun, Basarnas mengambil refleksi atas perjalanan pelayanan kemanusiaannya. Dimulai sejak tergabung dengan kementrian (dulu Departemen) Perhubungan, hingga kini telah menjadi badan yang mandiri, Basarnas terus berkembang dari masa ke masa, baik dengan peningkatan kualitas SDM, kelengkapan sarana dan prasarana, koordinasi dan komunikasi dengan potensi SAR, hingga penggunaan teknologi informasi dalam membantu tugas-tugas SAR. Berbagai peristiwa di Negeri Cincin Api ini masih akan terus menantang Basarnas ke depannya. Namun, selalu ada asa di depan yang menuntun lembaga dan jajarannya untuk terus optimis melalui zaman. Tugas mulia menyelamatkan masyarakat dalam berbagai peristiwa, baik kecelakaan moda transportasi, bencana alam, dan kejadian-kejadian lain yang membahayakan nyawa manusia, sejatinya tidak semata-mata tugas harian, melainkan telah menjadi panggilan kelembagaan Basarnas dan jajarannya. Dirgahayu ke-50 Basarnas! Pembina: Kepala Basarnas
    Pengarah: Sekretaris Utama Basarnas, Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan, Deputi Bidang Sarana Prasarana dan Sistem Komunikasi, & Deputi Bidang Bina Tenaga dan Bina Potensi
    Penulis: Hilmi Faiq & Rini Kustiasih
    Editor: Agus Basori R. & Anton Kurnia
    Penanggungjawab: Kepala Biro Umum
    Ketua Tim Redaksi: Anjar Sulistyono
    Anggota: Candra Gautama & Wahyu Widayanto
    Perancang
    Sampul: dan Penataletak: Dieart Design
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah
    Terbit: 2022
    Harga: Rp
    Tebal: 214 halaman
    Ukuran: 300 mm x 240 mm
    Sampul: Hardcover
    ISBN: 9786024817893
    ISBN: Digital: 9786024817909
    ID KPG: 592202006
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG Ebook:
    Gramedia Digital Buku Terkait

  • Di Balik Bintang: Jan Djuhana dalam Industri Musik Indonesia

    Di Balik Bintang: Jan Djuhana dalam Industri Musik Indonesia

    Tumbuh di lingkungan keluarga yang sering memutar lagu-lagu pop membuat Jan Djuhana memiliki kepekaan dalam menemukan bintang-bintang di jagat musik pop Indonesia. Melalui telinganya, kita kemudian mengenal lagu-lagu dari KLa Project, Dewa 19, Sheila on 7, Padi, /rif, Glenn Fredly, Changcuters, Superman Is Dead, Burgerkill, dan deretan artis lain. Telinga Jan Djuhana sangat peka “mengendus” potensi artis yang dia proyeksikan daya jualnya, jauh sebelum karya artis tersebut terdengar. Dewa 19, misalnya, sebelumnya pernah menawarkan diri ke perusahaan lain dan ditolak. Telinga Jan menangkap kekuatan lagu-lagu Ahmad Dhani beserta kawan-kawannya dan kemudian kita mengenal lagu “Kangen” yang meledak. Buku ini merekam perjalanan Jan Djuhana di dunia musik Tanah Air sejak 1970-an, sejak dia memulainya sebagai seorang perekam kaset amatiran lagu Barat yang ditransfer dari piringan hitam ke kaset hingga menjadi profesional di dunia produksi rekaman.

    Penulis: Frans Sartono
    Editor: Galang Aji Putro
    Penerjemah: Febri Ady Prasetyo
    Perancang
    Sampul: Leopold Adi Surya
    Penataletak: Teguh Tri Erdyan
    Kategori: Nonfiksi, Biografi
    Terbit: 30 Maret 2022
    Harga: Rp160.000
    Tebal: 440 halaman
    Ukuran: 140 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024817374
    ISBN: Digital: 9786024817367
    ID KPG: 592201998
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Creepy Case Club 5: Kasus Jendela Siluman

    Creepy Case Club 5: Kasus Jendela Siluman

    Ada satu jendela yang tak pernah terlihat penghuninya. Karena sekolah sedang ditutup, Namira dan kawan-kawannya harus beradaptasi dengan kebiasaan baru: sekolah online dari rumah. Suatu hari, ruang kelas online mereka disusupi satu sosok tak dikenal, padahal akses ke ruang kelas itu hanya untuk para murid dan guru. Tak hanya itu, Vedi dan Jani kemudian mendapat gangguan teror aneh melalui gadget mereka. Siapakah penyusup di ruang kelas itu? Apa yang dicari sosok misterius di balik jendela virtual di layar gadget anak-anak ini? Walaupun sedang di rumah saja, Creepy Case Club terlibat dalam sebuah petualangan yang belum pernah mereka alami sebelumnya. Petualangan di dunia virtual.

    Penulis: Rizal Iwan
    Editor: Pradikha Bestari
    Illustrator
    Sampul: & Isi: Vanessa Josephine
    Kategori: Fiksi, Novel
    Terbit: 30 Maret 2022
    Harga: Rp65.000
    Tebal: 200 halaman
    Ukuran: 130 mm x 195 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024818074
    ISBN: Digital: 9786024818081
    ID KPG: 592202011
    Usia: 8+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: Kiddo

  • Imaginary City: Graphic Novel

    Imaginary City: Graphic Novel

    The most beautiful thing you can do for a person is to remember them. In the midst of a party, a restless young woman revisits the city where she came from, and encounters a man that she has known for years. The pair falls into an inevitable affair that binds them within the map of the city. Based on the celebrated novella by Rain Chudori, Imaginary City is now re-released as a graphic novel in collaboration with illustrator, Jasmine Kristanto. Imaginary city is an exploration of love, loss, and oblivion. “Captivating.” —Aan Mansyur

    Penulis: Rain Chudori & Jame Kristanto
    Editor: Christina M. Udiani
    Kategori: Fiksi, Kumpulan Cerpen, Sastra
    Terbit: 20 April 2022
    Harga: Rp120.000
    Tebal: 168 Halaman
    Ukuran: 135 mm x 200 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024818050
    ISBN: Digital: 9786024818067
    ID KPG: 592202013
    Usia: 18+
    Bahasa: Inggris
    Penerbit: KPG & Comma Books

  • Conscious Capitalism

    Conscious Capitalism

    “Saya sudah lama meyakini bahwa perusahaan punya tanggung jawab untuk menyeimbangkan daya laba dengan nurani sosial, tapi hanya sedikit pemimpin yang punya pemahaman untuk melakukannya sebagai bagian tak terpisahkan dari perusahaan. Conscious Capitalism karya John Mackey dan Raj Sisodia ini

    Terbit: tepat pada waktunya, memberikan kerangka kerja yang realistis sehingga perusahaan bisa melayani berbagai pemangku kepentingan dengan lebih baik. Saya sangat merekomendasikan agar Anda mendengarkan apa kata mereka.” —Howard Schultz, ketua, presiden, dan CEO, Starbucks Kapitalisme Berkesadaran (Conscious Capitalism) bukan soal menjadi bajik atau menjadi baik-baik saja dengan berbuat baik. Kapitalisme Berkesadaran adalah suatu cara pikir tentang bisnis yang lebih sadar akan tujuannya yang lebih tinggi, dampaknya terhadap dunia, dan relasinya dengan berbagai unsur dan pemangku kepentingannya. Ia mencerminkan kesadaran yang lebih mendalam tentang mengapa bisnis ada dan bagaimana bisnis dapat menciptakan lebih banyak nilai. Kedua
    Penulis: buku ini menyodorkan empat prinsip Kapitalisme Berkesadaran: tujuan lebih tinggi, integrasi pemangku kepentingan, ke pemimpin an berkesadaran, dan budaya serta manajemen berkesadaran. Dengan keempat prinsip itu menjadi
    Bahasa: bersama dalam dunia bisnis,
    Penulis: berharap akan berkembang suatu kapitalisme dan bisnis yang menjawab tantangan yang kita hadapi saat ini dan menawarkan janji masa depan yang jauh lebih baik.
    Penulis: John Mackey & Raj Sisodia
    Penerjemah: Y. D. Anugrahbayu
    Editor: Christina M. Udiani
    Penataletak & Perancang
    Sampul: Teguh Tri Erdyan
    Kategori: Nonfiksi, Bisnis & Ekonomi
    Terbit: 6 April 2022
    Harga: Rp 130.000
    Tebal: 376 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover | Hardcover
    ISBN: 9786024818036
    ISBN: Digital: 9786024818043
    ID KPG: 592202012
    Usia: 17+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Nusantaria: Sejarah Asia Tenggara Maritim

    Nusantaria: Sejarah Asia Tenggara Maritim

    Pulau-pulau dan pantai-pantai Asia Tenggara, dari Semenanjung Malaya, Indonesia, sampai Filipina—dalam buku ini diistilahkan “Nusantaria”—adalah kawasan kebudayaan maritim terbesar di dunia, dan sejak dulu menjadi pusat perdagangan dan pelayaran. Nusantaria merupakan satu kawasan dengan identitas budaya,

    Bahasa: , dan etnis Austronesia, bangsa pelaut dengan tradisi arung samudra yang membawa mereka menyeberang samudra, dan terlibat perdagangan lintas benua. Buku ini membahas sejarah kawasan itu sejak awal permukimannya, kerajaan-kerajaan pertama, peran dalam perdagangan global, serta kedatangan pengaruh agama dan negara asing yang membentuk keadaannya sekarang. Dalam konsep Nusantaria, kepulauan dan pantai Asia Tenggara dipandang sebagai kawasan tersendiri yang utuh serta penting, tak hanya bagian benua Asia dan tidak terpaku dengan perbatasan negara modern, dengan peran besar dalam sejarah dunia.
    Penulis: Philip Bowring
    Penerjemah: Febri Ady Prasetyo
    Editor: Andya Primanda
    Perancang
    Sampul: Leopold Adi Surya
    Penataletak: Teguh Tri Erdyan
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah
    Terbit: 30 Maret 2022
    Harga: Rp150.000
    Tebal: 432 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024818012
    ISBN: Digital: 9786024818029
    ID KPG: 592202010
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Dialektika Digital

    Dialektika Digital

    Dialektika Digital: Kolaborasi dan Kompetisi Antara Media Massa dan Platform Digital memotret keadaan faktual hubungan

    Penerbit: (media massa cetak, radio, televisi, dan media siber) dengan platform digital (media sosial, mesin pencari, agregator, situs e-commerce, dan lain-lain). Kedua belah pihak berkolaborasi dalam mewujudkan mode baru bermedia, berkomunikasi, dan berpariwara secara lebih efektif, namun sekaligus bersaing keras dalam memperebutkan khalayak, kue iklan, dan pengaruh sosial politik. Transformasi digital adalah sebuah keniscayaan bagi semua pengelola media konvensional. Menolaksanya sama sekali tidaklah realistis. Demikian juga, menggunakan berbagai teknologi, perangkat, dan aplikasi penunjang yang disediakan platform digital adalah hal yang sulit dihindari. Namun transformasi itu—juga adopsi atas berbagai teknologi distribusi konten dan periklanan-membuat banyak media semakin kehilangan kemandirian dan kekuatan untuk mengjangkau khalayak. Transformasi digital memberikan banyak pilihan dan kemungkinan baru, namun sekaligus menghasilkan kemerosotan dan ketertinggalan. Platform digital bukan sekadar perantara pendistribusian konten, melainkan juga menciptakan ekosistem yang membuat pendistribusian konten itu—mau tak mau—mesti mengikuti aturan main yang diciptakan sendiri. Kolaborasi sekaligus kompetisi yang terjadi antara
    Penerbit: dan platform digital masih akan terus terjadi serta menentukan masa depan industri media masa dan iklim kebebasan pers secara keseluruhan.
    Penulis: Agus Sudibyo
    Editor: Galang Aji Putro
    Perancang
    Sampul: Wendie Artswenda
    Penataletak: Teguh Tri Erdyan
    Kategori: Nonfiksi, Politik
    Terbit: Maret 2022
    Harga: Rp110.000
    Tebal: 500 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024817671
    ISBN: Digital: 9786024817688
    ID KPG: 592201999
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Thomas Cup: Sejarah Tentang Kehebatan Indonesia

    Thomas Cup: Sejarah Tentang Kehebatan Indonesia

    Sejak pertama kali mengikuti turnamen Piala Thomas pada 1958, Indonesia langsung berhasil menjadi juara. Kemenangan demi kemenangan lantas identik dengan tim bulu tangkis Indonesia. Cerita tentang kehebatan itu pun menyebar, dari orangtua ke anaknya, dari siaran radio, dari layar televisi, hingga lewat medium canggih era internet kini. Maka, dapat dikatakan bahwa kesuksesan Indonesia menjuarai Piala Thomas tak ubahnya seperti tradisi, terus berusaha dipertahankan agar tetap lestari. Thomas Cup: Sejarah tentang Kehebatan Indonesia adalah sebuah pengingat bahwa Indonesia punya prestasi gemilang di Piala Thomas, dari generasi ke generasi. Tidak hanya berisi kisah para pahlawan bulu tangkis Indonesia di ajang Piala Thomas 2020, terhampar pula jejak ingatan para pemain sejak zaman Tan Joe Hok dan kawan-kawan hingga era dominasi pada 1990-an.

    Penulis: Putra Permata Tegar Idaman & Nafielah Mahmudah
    Editor: Galang Aji Putro
    Penataletak & Perancang
    Sampul: Wendie Artswenda
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah, Olahraga
    Terbit: (Non-STO) April 2022
    Harga: Rp
    Tebal: 272 halaman
    Ukuran: 300 mm x 240 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024816834
    ISBN: Digital: 9786024816841
    ID KPG: 592202000
    Usia: 13+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG, Djarum Foundation, dan Kompas