Tag: PenerbitKPG

  • Empat Pengawal Uang Rakyat

    Empat Pengawal Uang Rakyat

    Praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKKN) sudah berurat-berakar dalam birokrasi Indonesia. Karena itulah, setelah rezim Orde Baru tumbang, muncul harapan besar pada segenap birokrat untuk menciptakan pemerintahan yang jujur dan bersih. Namun, keadaan seolah tak kunjung membaik setelah reformasi berjalan hampir 20 tahun. Sejak 2004 hingga pertengahan 2017, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjerat 670 koruptor. Dari jumlah tersebut, 60 orang merupakan wali kota/bupati dan wakil serta 18 orang gubernur. Ironisnya, banyak pula koruptor yang berasal dari kalangan anggota DPR/DPRD (134 orang) dan hakim (15 orang). Empat tokoh dalam Empat Pengawal Uang Rakyat ini bak oase di tengah keadaan yang memprihatinkan tersebut. Basuki Tjahaja Purnama, Yoyok Riyo Sudibyo, Nur Pamudji, dan Tri Rismaharini dinilai telah mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat pada kaum birokrat. Integritas mereka sebagai pemimpin yang bersih patut menjadi teladan. Maka tak berlebihan jika mereka dianugerahi Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA). Empat Pengawal Uang Rakyat tidak hanya menampilkan pencapaian keempat tokoh tersebut. Disajikan pula latar belakang yang telah membentuk karakter mereka, ganasnya politik yang mengancam kehidupan pribadi, dan segala macam kontroversi yang dihadapi.

    Penulis: Ahmad Arif dan Farida Indriastuti
    Editor: Candra
    Kategori: Nonfiksi, Biografi
    Terbit: 27 November 2017
    Harga: Rp 50.000
    Tebal: 262 halaman
    Ukuran: 135 mm x 200 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024247065
    ID KPG:
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Sagu Papua untuk Dunia

    Sagu Papua untuk Dunia

    KEBIJAKAN PANGAN nasional hingga kini masih identik dengan beras. Padahal, sejak 1952 Presiden Sukarno sudah mengingatkan bahwa menitik beratkan kebijakan pangan hanya pada padi sawah akan sulit memenuhi kebutuhan perut penduduk negeri ini. Kerentanan pangan Indonesia boleh dibilang karena kurangnya pengetahuan dibandingkan kurangnya pangan. Maka, merujuk pada pandangan Sukarno, sudah saatnya kita menempuh kebijakan pangan yang berperspektif Nusantara. Ini berarti tanaman lokal yang terbukti mampu beradaptasi dengan kondisi iklim dan lingkungan setempat mendapat prioritas. Salah satunya adalah sagu. Tanaman ini tidak tergantung pada musim dan memiliki daya tahan di lingkungan marginal, seperti lahan gambut. Sagu dianggap sebagai sumber pangan awal yang dikonsumsi manusia modern (Homo sapiens) dan Indonesia merupakan negara dengan cadangan sagu terbesar di dunia. Di masa lalu, sagu juga dikonsumsi di berbagai tempat lain di Indonesia, termasuk Jawa. Ironisnya, Malaysia lebih mendominasi pasar ekspor sagu dunia. Buku ini memberi kita pengetahuan tentang arti penting sagu bagi masyarakat Papua dan peran swasta dalam mengembangkannya . Sagu Papua untuk Dunia adalah buku pertama dari “Seri Pangan Nusantara” yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia. Segera menyusul buku-buku tentang pangan Nusantara lainnya.

    Penulis: Ahmad Arif
    Editor: Yoseph
    Kategori: Nonfiksi, Humaniora
    Terbit: 18 November 2019
    Harga: Rp130.000
    Tebal: 224 halaman
    Ukuran: 140 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024811990
    ID KPG: 591901676
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Melawan Korupsi

    Melawan Korupsi

    “Dr Vishnu Juwono berhasil menguraikan dengan gamblang sejarah pasang-surut pemberantasan korupsi di Indonesia yang dilakukan ‘setengah hati’ dan akhirnya padam dengan sendirinya. Semoga generasi penerus negeri tidak mengulang kesalahan para pendahulu mereka yang selalu gamblang dalam menggelorakan semangat antikorupsi karena dihadang oleh benturan kepentingan para penggagasnya. Buku ini akan menuntun negeri ini agar kita tidak seperti keledai yang jatuh pada lubang yang sama.” —Laode M Syarif, PhD, Komisioner KPK “Karya Vishnu Juwono ini memberikan tinjauan kesejarahan yang memikat dan informatif mengenai upaya pemberantasan korupsi di Indonesia dari masa ke masa. Pembahasannya diperkuat dengan cara menempatkan kasus Indonesia dalam perdebatan teoritis yang lebih luas tentang masalah-masalah korupsi, politik, dan pembangunan. Apakah langgengnya korupsi dalam berbagai sistem sosial politik yang pernah dianut di Indonesia lebih disebabkan oleh faktor kultural, institusional, atau ekonomi-politik? Mengapa berbagai upaya dan sarana untuk memberantas korupsi selama ini selalu mengalami kegagalan, baik dalam rezim otoriter maupun di masa demokrasi? Persoalan-persoalan seperti ini tentu sangat relevan untuk ditinjau ulang melihat bahwa setelah dua puluh tahun reformasi ternyata demokrasi dan praktik korupsi yang sistematis dapat bersatu padu dengan baik-baik saja.” —Prof. Vedi Hadiz, Guru Besar Kajian Asia dan Deputi Direktur Asia Institute, University of Melbourne, Australia “Melawan Korupsi merupakan bahan referensi penting terkait isu-isu kebijakan publik di Indonesia dengan perspektif sejarah dan politik. Buku yang diangkat dari disertasi

    Penulis: di London School of Economics/LSE ini memotret secara utuh dinamika politik dari keberhasilan sekaligus kegagalan reformasi tata kelola pemerintahan dan inisiatif pemberantasan korupsi sejak 1945 hingga 2014. Argumen-argumen yang dibangun menjadi kredibel karena dikonstruksi berdasarkan data riset yang komprehensif yang mencakup antara lain arsip nasional Inggris dan Australia serta wawancara dengan lebih dari 80 tokoh/pemangku kepentingan. Pesan yang disampaikan buku ini hendaknya dipahami oleh para pembuat kebijakan di Indonesia agar tidak salah langkah dalam upayanya memberantas korupsi.” —Prof. Dr Eko Prasojo, Mag.Rer. Publ., Dekan Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Indonesia, dan Ketua Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional
    Penulis: Vishnu Juwono
    Editor: Ining
    Kategori: Nonfiksi, Politik, Sejarah
    Terbit: 29 Oktober 2018
    Harga: Rp 100.000
    Tebal: 462 halaman
    Ukuran: 140 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024248703
    ID KPG: 591801524
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Kaum Demokrat Kritis: Analisis Perilaku Pemilih Indonesia

    Kaum Demokrat Kritis: Analisis Perilaku Pemilih Indonesia

    Buku ini ringkas tetapi kaya informasi, menganalisis survei-survei dan hasil pemilihan umum selama lima belas tahun sejak demokratisasi berlangsung pada akhir 1990-an, dan hingga beberapa waktu mendatang tampaknya bakal dianggap sebagai risalah yang meyakinkan tentang perilaku pemilih di Indonesia dan apa maknanya bagi demokrasi…. “Buku ini penting bukan hanya bagi kajian tentang Indonesia, melainkan juga bagi kajian komparatif perkembangan demokrasi.” 一Larry Diamond, Universitas Stanford “Mujani, Liddle, dan Ambardi merupakan cendekiawan yang paling tepat untuk menjelaskan perilaku pemilih di Indonesia. Buku yang mereka tulis bersama ini memberi sumbangan yang luar biasa bagi pemahaman kita terhadap sikap dan perilaku pemilih di negara demokrasi terbesar ketiga di dunia…. Kaum Demokrat Kritis: Analisis Perilaku Pemilih Indonesia sejak Demokratisasi tidak hanya menawarkan pemikiran tentang bagaimana memperbaiki kualitas demokrasi di Indonesia, tetapi juga menunjukkan bagaimana para pendukung demokrasi bisa kian lihai menghadapi berbagai tantangan yang ditimbulkan oleh persoalan-persoalan populis dan teknokratis dalam politik terbuka.” 一M. Steven Fish, Universitas California, Berkeley “Kaum Demokrat Kritis: Analisis Perilaku Pemilih Indonesia sejak Demokratisasi menghimpun sekumpulan data opini publik orisinal yang luar biasa mengesankan untuk memahami faktor-faktor yang membentuk perilaku pemilih di Indonesia yang demokratis. Alhasil diperoleh suatu analisis yang sangat komprehensif atas perilaku politik massa di salah satu negara yang paling penting di dunia. Buku ini merupakan bacaan pokok bagi para indonesianis yang tertarik dengan politik elektoral ataupun para peminat kajian-kajian komparatif yang ingin memahami praktik politik di negara-negara demokrasi baru.” 一Thomas Pepinsky, Universitas Cornell

    Penulis: Saiful Mujani, R. William Liddle, dan Kuskridho Ambardi
    Editor: Galang
    Kategori: Nonfiksi, Politik
    Terbit: 1 April 2019
    Harga: Rp 120.000
    Tebal: 340 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024811426
    ID KPG: 591901640
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Dilema PKS: Suara dan Syariah

    Dilema PKS: Suara dan Syariah

    Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan fenomena dalam perpolitikan Indonesia. Tanpa mengandalkan tokoh maupun dukungan organisasi besar, PKS sukses menjadi partai yang mendapat suara keempat terbanyak pada Pemilu 2009. Tak seperti partai lain, PKS membina kader dan simpatisannya terus-menerus melalui berbagai aksi kolektif. PKS juga mencoba menjangkau semua kalangan dengan menyatakan diri sebagai partai terbuka. Namun langkah itu juga menimbulkan kontroversi dan dilema di dalam PKS sendiri: antara teguh di jalur ideologis dan membuka diri bagi siapa saja. Buku ini, yang diolah dari tesis Burhanuddin Muhtadi di Australian National University, memotret fenomena PKS dari sudut pandang keilmuan, mulai dari asal-usulnya sebagai Jamaah Tarbiyah pada masa Orde Baru, pengaruh ideologis dari Ikhwanul Muslimin Mesir, pendirian Partai Keadilan pada awal Reformasi, sampai dinamika internal antara berbagai aspirasi dalam PKS. Juga dibahas mengenai strategi PKS memperjuangkan agenda politik Islamis-nya di panggung politik Indonesia.

    Penulis: Burhanuddin Muhtadi
    Editor: Andya
    Kategori: Nonfiksi, Politik
    Terbit: 1 Maret 2012
    Harga: Rp 61.600 (E-book)
    Tebal: 335 halaman
    Ukuran: 140 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9789799104380
    ID KPG: 901120532
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Kuasa Uang: Politik Uang dalam Pemilu Pasca-Orde Baru

    Kuasa Uang: Politik Uang dalam Pemilu Pasca-Orde Baru

    Buku ini melakukan investigasi terhadap dampak politik uang terhadap akuntabilitas lembaga-lembaga demokrasi dan representasi kebijakan di negara-negara demokrasi baru. Untuk itu, buku ini menyajikan studi yang komprehensif mengenai dinamika jual-beli suara dalam konteks demokrasi yang baru tumbuh di Indonesia, dengan mengeksplorasi karakteristik, intensitas, determinan, strategi penargetan, dan efek elektoral politik uang. Studi ini membahas isu-isu sentral tersebut dalam konteks studi perbandingan mengenai pembelian suara, dengan argumen bahwa meskipun loyalis partai cenderung menjadi target operasi pembelian suara, secara absolut—mengingat jumlah pemilih loyalis relatif kecil di Indonesia—insentif material itu justru jatuh ke tangan para pemilih mengambang. Riset ini juga menunjukkan bahwa efektivitas politik uang terhadap pilihan suara ‘hanya’ dalam kisaran 10 persen. Meskipun tampak kecil, dalam konteks sistem proporsional terbuka, efek sebesar 10 persen tersebut lebih dari cukup bagi banyak calon mendapatkan kemenangan. Inilah yang menjelaskan mengapa politisi begitu antusias mengejar politik uang, meskipun tingkat kebocorannya sangat tinggi. Analisis pembelian suara yang didedahkan Muhtadi di Indonesia pasca-reformasi ini adalah orisinil, mendalam, subtil, bernuansa, meyakinkan dan terorganisasi secara indah, serta ditulis secara memikat. Tak kalah pentingnya, resep kebijakan imajinatif yang ditawarkan buku ini akan banyak dibaca dan dikutip sebagai kontribusi signifikan terhadap literatur komparatif politik elektoral di dunia. —Prof. William Liddle, Ohio State University, USA Buku ini menyajikan terobosan analisis yang menarik mengenai praktik jual-beli suara di Indonesia. Dengan menggunakan berbagai macam metode dan data yang menakjubkan, Muhtadi memaparkan mekanisme, pola dan efek elektoral politik uang secara jelas dan mengagumkan. Buku bertajuk Kuasa Uang ini adalah bacaan wajib bagi siapapun yang tertarik dengan politik Indonesia khususnya, dan politik komparatif tentang klientelisme pada umumnya. —Prof. Edward Aspinall, Australian National University, Australia. Buku ini berisi rangkuman pertanyaan penelitian yang memikat, kontribusi teoretik baru yang memukau, karya empirik yang mengesankan, dan pemahaman yang mendalam dan bernuansa mengenai politik klientelisme di Indonesia. —Prof. Allen Hicken, University of Michigan, USA

    Penulis: Burhanuddin Muhtadi
    Editor: Candra, Galang
    Kategori: Nonfiksi, Politik
    Terbit: 15 Juni 2020
    Harga: Rp130.000
    Tebal: 416 halaman
    Ukuran: 140 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814144
    ISBN: Digital: 9786024814137
    ID KPG: 592001804
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Luka Cinta Jakarta: Kumpulan Puisi

    Luka Cinta Jakarta: Kumpulan Puisi

    Luka Cinta Jakarta merupakan antalogi puisi tentang Jakarta yang ditulis sepanjang April hingga Agustus 2017. Di antara 100 puisi, ada “rekaman” yang bercerita mengenai gejolak kontestasi pemilihan umum, dalam hal ini adalah pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Bagi

    Penulis: , kontestasi politik tersebut menjadi ajang yang paling brutal dalam sejarah pemilihan umum di Indonesia. Selebihnya, Luka Cinta Jakarta menampilkan nyanyian kemanusiaan dan kerinduan terhadap cinta. Antapologi puisi ini turut menampilkan karya visual berupa 100 ilustrasi yang diciptakan oleh 10 ilustrator dari Sanggar Garajas Bulungan. “Yudhistira menunjukkan refleksi, perenungan, tanggapan, dan kritik tajam terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Jakarta dan Indonesia secara puitis melalui Luka Cinta Jakarta. Namun, yang menarik sebenarnya, ia mengangkat berbagai persoalan universal yang bisa terjadi di berbagai daerah di Indonesia. “Jakarta” dalam puisi-puisi Yudhistira pada dasarnya bukanlah entitas kota yang semata-mata dikonstruksi secara geografis, tetapi juga metaforis. “Jakarta” dalam puisi-puisi Yudhistira menjadi semacam penggambaran dari habitus tempat bersemainya berbagai harapan, tantangan, dan persoalan.” -Yusri Fajar, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya. “Saya mulanya menikmati sajak-sajak yang ditulis Mas Yudhis melalui status-status beliau di Facebook. Kata-kata yang dipilih adalah kata-kata yang indah dan mudah dicerna. Sajak-sajak dalam Luka Cinta Jakarta ini memperlihatkan kerisauan penyair terhadap situasi Jakarta dan Indonesia terkait dengan pemilihan umum, terlebih situasi sebelum dan sesudah pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta. Bagi saya, sajak-sajak di dalam antologi ini menjadi semacam teguran yang disampaikan dengan indah dan lembut.” – CSP Wekadigunawan, Dosen Fakultas Kedokteran Program S-2 dan S-3 Universitas Sebelas Maret Surakarta, Penikmat Sajak.
    Penulis: Yudhistira ANM Massardi
    Editor: Candra Gautama
    Kategori: Fiksi, Puisi
    Terbit: 2 Oktober 2017
    Harga: Rp85.000
    Tebal: 320 halaman
    Ukuran: 135 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024246884
    ID KPG: 591701411
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Dimensi Lain: Ghost Diaries

    Dimensi Lain: Ghost Diaries

    Ghost Diaries bercerita tentang tujuh spirit yang ditemui Furi Harun dalam program YouTube Dimensi Lain. Spirit-spirit tersebut memiliki energi yang kuat. “ketujuhnya punya masa lalu yang layak untuk diceritakan ulang, sebagai pelajaran agar kita menjalani hidup secara lebih baik lagi,” ucap Furi harun kepada Rudi Utomo,

    Penulis: buku ini. Lewat Ghost Diaries, kita dapat meresapi sisi lain kehidupan melalui sudut pandang seorang indigo. Soal bagaimana memaknai sosok-sosok astral yang ada dalam buku ini, Furi Harun dan Rudi Utomo mengembalikan sepenuhnya kepada pembaca, karena itu semua bergantung pada keyakinan masing-masing.
    Penulis: Rudi Utomo
    Editor: Cenna
    Diceritakan oleh: Furi Harun
    Kategori: Fiksi, Kumpulan Cerpen
    Terbit: Mei 2020
    Harga: Rp90.000 (cetak), Rp72.000 (E-book)
    Tebal: 173 halaman
    Ukuran: 135 mm x 200 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024813963
    ID KPG: 592001802
    Usia: 17+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: INDI GO PRESS

  • To Kill the Invisible Killer: Antologi Puisi Melawan Covid-19

    To Kill the Invisible Killer: Antologi Puisi Melawan Covid-19

    To Kill the Invisible Killer merupakan kumpulan puisi tematik, nyaris seluruhnya mengangkat tema “melawan Covid-19”—suatu jenis virus yang menjadi wabah dan berhasil melumpuhkan seluruh dunia belakangan ini. Kedua

    Penulis: nya, FX. Ruy Gunawan dan Afnan Malay, bukanlah sosok yang dikenal sebagai ‘penyair’. Mereka berdua—yang aktif di bidang politik, sosial, dan kebudayaan—mengalami, memaknai, memberikan respons, mencari jalan keluar, menentukan pilihan, atau mengisi kembali ruang-ruang kosong dan terbuka akibat pandemi global tersebut melalui puisi. Buku ini sekaligus meneguhkan kembali betapa puisi, sebagai salah satu bentuk karya sastra, bukan saja menjadi medium kreatif saluran respons pribadi, tapi bisa juga berperan sebagai catatan dokumentasi sosial.
    Penulis: FX Rudy Gunawan & Afnan Malay
    Editor: Pax
    Kategori: Fiksi, Puisi
    Terbit: Mei 2020
    Harga: Buku Digital: Rp 65.000
    Harga: Buku Cetak: Rp 95.000
    Tebal: 113 halaman
    Ukuran: 115 mm x 175 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024814120
    ID KPG: 592001803
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG Versi Cetak dengan sistem Print On Demand dapatkan di:
    Siapa Sangka Cetakan Terbatas! E-book
    Gramedia Digital Buku Terkait

  • Ripple of Existence

    Ripple of Existence

    Inner peace cines from realizing who you truly are: not the seeker, but the treasure. -J.C. Dawn

    Penulis: J. C. Dawn
    Editor: Cenna
    Kategori: Fiksi, Sastra, Puisi
    Terbit: 23 Desember 2019
    Harga: Rp 98.000
    Tebal: 104 halaman
    Ukuran: 150 mm x 210 mm
    Sampul: Hardcover
    ISBN: 9786024812812
    ID KPG: 591901711
    Usia: 21+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: POP