
Norman Erikson Pasaribu adalah penyair Batak Toba, lahir 1990 di Jakarta. Pada 2017, ia menerima penghargaan Sastrawan Muda dari Majelis Sastra Asia Tenggara (MASTERA). Buku-bukunya telah mendapatkan pengakuan global, termasuk dari Queen Mary Small Press Fiction Prize (pemenang), International Booker Prize (nominasi), dan National Book Critics Circle Award (finalis). Pada 2025, ia menerima beasiswa Berliner Künstlerprogramm dari DAAD. Sementara ini ia tinggal di Berlin.