Tumbuh dari keluarga pendidik membuat dunia pendidikan begitu bermakna dan melekat begitu erat dalam perjalanan hidup Iwan Syahril. Pengalaman terdekat tersebut kemudian membawanya melanglang buana, jauh mendalami bagaimana pendidikan dapat menjadi pijakan untuk memberi dampak perubahan bagi peradaban sebuah bangsa. Bagi Iwan, pendidikan merupakan ruang untuk memanusiakan dan memerdekakan, ruang untuk memuliakan harkat-martabat manusia dan kemanusiaan, serta harus menjadi ruang paling inklusif bagi setiap anak bangsa, tanpa terkecuali tumbuh bersama merancang masa depan. Ia percaya bahwa ikhtiar transformasi pendidikan akan tercapai apabila digerakkan secara gotong-royong oleh seluruh ekosistem pendidikan. Setiap orang mempunyai peran, setiap orang berhak mengambil tempat dan bergerak bersama-sama menuju satu tujuan yaitu mewujudkan layanan terbaik untuk semua murid. Bagi Iwan inilah jalan terbaik untuk menyongsong masa depan Indonesia. *** “Pak Iwan memikirkan kenapa Indonesia harus melakukan transformasi pendidikan untuk guru. Ia pernah mengalami menjadi guru. Ia tahu filosofi Ki Hadjar Dewantara kuat dan membumi dalam budaya Indonesia. Ia juga memikirkan kontekstualisasinya untuk mempercepat, mempermudah, dan memaksimalkan peningkatan mutu pendidikan.” —Fasli Jalal, Wakil Menteri Pendidikan Nasional Periode 2010-2011 dan Rektor Universitas Yarsi Jakarta “Saya mengenal Bang Iwan sebagai sosok yang percaya akan kekuatan paradigma, bersikap terbuka, dan selalu bersemangat menjalin kerja sama. Meski sadar terhadap banyaknya persoalan di dunia pendidikan, ia selalu punya perspektif yang membangun harapan bahwa perubahan pendidikan adalah sebuah keniscayaan.” —Najeela Shihab, Praktisi Pendidikan dan Pendiri Sekolah Cikal “Thank you, Pak Iwan, for being a natural mentor in the field of education, and for always rooting for future change-makers!” —Maudy Ayunda, Aktris, Penulis dan Tokoh Perempuan “Baru kali ini kami merasakan ada kedekatan dengan pejabat pemerintah. Pak Dirjen yang selalu berupaya melihat dari dekat, membersamai para guru mengajar di berbagai daerah.” —Sri Wahyaningsih, Dewan Pembina Sanggar Anak Alam Yogyakarta
Penulis: Iwan Syahril & Dhianita Kusuma Pertiwi
Editor: Alpha Hambally & Anida Nurrahmi
Perancang Sampul: Saad Ibrahim & Muhammad Firdaus
Penataletak: Wendie Artswenda
Dokumentasi Foto: Iwan Syahril & Tim
Kategori: Nonfiksi, Biografi
Terbit: 6 November 2024
Harga: Rp165.000
Tebal: 223 halaman
Ukuran: 140 mm x 210 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231342867
ISBN: Digital: 9786231342874
ID KPG: 592402328
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG
Tag: Biografi
-

Untukmu Indonesia
-

Little People, BIG DREAMS: Maria Montessori
Ungkap kehidupan tokoh-tokoh terkemuka di berbagai bidang. Semua menghasilkan karya luar biasa dan mereka memulainya sebagai anak-anak dengan mimpi besar! Sejak muda, Maria Montessori sudah mendobrak kebiasaan yang ada dengan belajar sains di sekolah khusus putra. Setelah dewasa, ia menjadi dokter perempuan pertama yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak. Kemudian, ia mencetuskan sebuah penemuan penting yang mengubah arah pendidikan tradisional. Sekolah-sekolah Montessori pun tersebar di seluruh penjuru dunia! Di akhir buku terdapat ringkasan kisah hidup Maria Montessori sang dokter yang luar biasa, lengkap dengan foto-fotonya.
Penulis: Maria Isabel Sánchez Vegara
Penerjemah: Dian Savitri
Ilustrator: Raquel Martín
Editor: Laily Nurfauziyah
Pengolah Sampul: & Penataletak: Pinahayu Parvati
Kategori: Nonfiksi, Biografi, Buku Anak
Terbit: 29 Januari 2025
Harga: Rp125.000
Tebal: 28 halaman
Ukuran: 195 mm x 240 mm
Sampul: Hardcover
ISBN: 9786231342942
ID KPG: 592502340
Bahasa: Indonesia
Usia: SU
Penerbit: Kiddo -

Little People, BIG DREAMS: Charles Darwin
Ungkap kehidupan tokoh-tokoh terkemuka di berbagai bidang. Semua menghasilkan karya luar biasa dan mereka memulainya sebagai anak-anak dengan mimpi besar! Terlahir dari keluarga ilmuwan, Charles menghabiskan waktunya dengan berkelana di pedesaan sambil mengumpulkan biji-bijian, bunga-bunga, dan berbagai serangga. Ketertarikannya pada alam membawanya ikut serta dalam pelayaran HMS Beagle. Petualangan itu membuahkan sebuah ide yang mengubah pemikiran ilmiah hingga saat ini! Di akhir buku terdapat ringkasan kisah hidup Charles Darwin sang naturalis, lengkap dengan foto-fotonya.
Penulis: Maria Isabel Sánchez Vegara
Penerjemah: Dian Savitri
Ilustrator: Mark Hoffmann
Editor: Laily Nurfauziyah
Pengolah Sampul: & Penataletak: Pinahayu Parvati
Kategori: Nonfiksi, Biografi, Buku Anak
Terbit: 29 Januari 2025
Harga: Rp125.000
Tebal: 28 halaman
Ukuran: 195 mm x 240 mm
Sampul: Hardcover
ISBN: 9786231342935
ID KPG: 592502342
Bahasa: Indonesia
Usia: SU
Penerbit: Kiddo -

Tetap Jadi Onghokham
Ini sungguh buku yang amat menarik tentang seorang sejarawan Indonesia, figur publik dan tokoh intelektual hebat bernama Onghokham. Dalam masyarakat yang terbilang masih konservatif, Ong menyeruak sebagai figur unik dalam sejarah Indonesia berkat identitas minoritasnya yang multi. Dia seorang Tionghoa peranakan berlatar pendidikan Belanda, ateis, pemabuk, gay, dan bahkan dikenal bergaya hidup hedonistik. Tetap Jadi Onghokham merupakan biografi pertama di Indonesia dari sejenisnya, di mana rekaman batin serta liku-liku kehidupan kejiwaan sang tokoh disuguhkan secara rinci dan mendalam: rasa takut, ketidakpastian atau kebingungan dalam menghadapi masalah seksualitasnya, gangguan mental, maupun pemenjaraan terhadap dirinya.
Penulis juga menampilkan kisah sukses serta kebahagiaan yang dicapai Ong sesudah menjadi selebritas, intelektual publik tersohor, dan jago masak. Bab-bab awal biografi ini mengungkap sisi dalam seputar raja gula Tionghoa di Indonesia. Sementara, bab-bab selanjutnya mengupas perkembangan
Penulisan sejarah Indonesia pascakolonial dan pengaruh intelektual tulisan-tulisan Onghokham. Tulisan-tulisan yang dihasilkan Ong menunjukkan pemikiran-pemikiran yang orisinal atas topik-topik Indonesia, termasuk sejarah kolonial beserta dampak terhadap politik dan masyarakatnya, masalah Tionghoa peranakan yang marginal, tentang peran jago yang menjadi pahlawan wong cilik, seksualitas, kuliner, oedipus kompleks, lukisan, dan kepercayaan orang Jawa dari tingkat istana hingga petani. * “Studi mengenai Ong serta pemikiran-pemikirannyaa ini dipenuhi berbagai detail dan sangat kaya, baik Ong sebagai pribadi maupun figur publik tersohor. Hasilnya jelas memberi sumbangan yang amat bernilai dan penting bagi sejarah intelektual sebagai bagian dari sejarah Indonesia modern.” —Tony Day, Penulis Fluid Iron State Formation in Southeast Asia “Pembaca akan menjumpai satu sosok yang asyik dan kompleks pada lembar-lembar buku ini. Dia seorang tokoh yang berani, usil, ilmuwan, tajam secara politik, dan jago masak. Ong menyulap kehidupannya menjadi sesuatu yang dirayakan. Komitmen atas keadilan telah menjebloskan dia ke penjara. Namun, mahasiswanya mencintai sang tokoh. Sebagai manusia, dari sisi dalam maupun luar, Ong tiada duanya. Membaca biografi ini, dapat dipastikan bahwa pembaca bisa memperkaya kehidupan diri sendiri.” —Miriam Margolyes, aktor
Penulis: David Reeve
Penerjemah: Iskandar P. Nugraha
Editor: Galang Aji Putro
Pengolah Sampul: & Penataletak: Wendie Artswenda
Kategori: Nonfiksi, Biografi
Terbit: 7 Agustus 2024
Harga: Rp110.000
Tebal: 512 halaman
Ukuran: 15 cm x 23 cm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231342461
ISBN: Digital: 9786231342478
ID KPG: 592402295
Bahasa: Indonesia
Usia: 17+
Penerbit: KPG -

Semangat Hidup & Pasrah kepada Tuhan: Memoar William Soeryadjaya
Mengalami jatuh bangun dalam menjalankan bisnis, William Soeryadjaya tidak pernah patah arang. Prinsip hidupnya sebagai manusia adalah mengabdi serta menjadi berkat bagi sesama. Karena itulah ketika Oom William, sapaan akrabnya, harus melepaskan saham Astra—perusahaan yang dia rintis dan kembangkan hingga mencapai kesuksesan—demi menyelamatkan Bank Summa, hal pertama yang dipikirkan justru nasib karyawan dan nasabah bank tersebut. “Sejak musibah Bank Summa dan kehilangan Astra, dalam doa saya selalu mohon agar Tuhan memberi kekuatan kepada saya untuk berusaha mengatasi dampak beban berat yang berbulan-bulan menindih kami sekeluarga. Tuhan ternyata memberi penerangan batin. Saya merasa diingatkan agar bangkit, berdiri tegak dan memeras keringat untuk menolong lebih dari 2.000 karyawan Bank Summa yang terancam kehilangan pekerjaan, dan melunasi kewajiban kepada para nasabahnya, terutama nasabah kecil. “ kata Oom William. Memoar ini mendedahkan semangat serta religiositas seorang legenda bisnis, humanis, filantrop, dan nasionalis, sekaligus merupakan catatan penting sejarah industri di Tanah Air, khususnya industri otomatif. “Pikiran saya jauh melayang dalam merenung. Saya ingin Indonesia, yang sebenarnya kaya akan tanahnya, alamnya, iklimnya, penduduknya yang beragam etnis, bisa bersatu, maju, dan tak kalah dengan bangsa lain,” ujar Oom William.
Penulis: Ramadhan KH
Editor: Metta Dharmasaputra, Galang Aji Putro, Candra Gautama
Perancang Sampul: Lambok E. Hutabarat
Penataletak: Wendie Artswenda
Kategori: Nonfiksi, Biografi
Terbit: 19 Juni 2024
Harga: Rp230.000
Tebal: 510 halaman
Ukuran: 150 mm x 230 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231342010
ISBN: Digital: 9786231342003
ID KPG: 592402283
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG -

No Pain No Gain
PERJALANAN hidup seorang Christian Bisara, dari kaki Gunung Latimojong di Sulawesi Selatan sampai bisa terbang menjelajah dunia. Kota-kota di dunia pernah disinggahinya, baik untuk flight training maupun sebagai captain pilot Garuda Indonesia dan private plane. Sang Captain yang dikenal dengan panggilan Capt. CB ini dijuluki The Legend di dunia penerbangan sipil nasional. Bukan tanpa alasan karena ia tidak hanya sebagai captain pilot, tapi juga seorang Flight Operation Inspector, Flight Calibration Inspector, Government Check Pilot, dan Aircraft Accident Investigator. Tak terhitung pilot-pilot yang pernah ia cek, termasuk nama-nama tokoh terkenal di dunia dirgantara. Tak terbilang pula taruna yang turut dicetaknya untuk menjadi pilot. “Dia adalah seorang flight instructor yang hebat, yang sudah mencetak pilot-pilot hebat,” begitu yang dikatakan koleganya di dunia penerbangan. Perjalanan hidupnya ingin ia bagikan kepada anak-anak dan cucu-cucunya. Bahwa untuk mencapai apa yang diinginkan dalam hidup ini pasti melalui berbagai tantangan dan penderitaan. “No pain no gain” selalu ia tegaskan untuk membulatkan tekad dalam meraih kesuksesan.
Penulis: Reni Rohmawati & Captain Christian Bisara
Editor: IndoAviation Plus & KPG (Alpha Hambally) Ilustrator: D. Cedhar
Perancang
Sampul: & Penataletak: Rasantika M Seta
Kategori: Nonfiksi, Biografi
Terbit: 3 Januari 2024
Harga: Rp275.000
Tebal: xi+228 halaman
Ukuran: 150 mm x 230 mm
Sampul: Hardcover
ISBN: 9786231341440
ISBN: Digital: 9786231341457
ID KPG: 592302229
Usia: 17+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG -

Iravati M. Sudiarso: Empu Pianis Indonesia
LEBIH dari enam dekade Iravati M Sudiarso mengasah perkembangan musik klasik di Indonesia, terutama piano. Ia hadir tidak saja sebagai pianis, tapi juga pendidik. Sekolah Musik YPM (Yayasan Pendidikan Musik) menjadi tempat Iravati merealisasikan gagasan dan idealismenya. Di dalam kawah candradimuka tersebut, sang empu tidak hanya menempa dan menggembleng para muridnya menjadi pianis andal, namun, yang utama, mendidik mereka menjadi manusia seutuhnya. Berprofesi sebagai seorang pianis tidak lantas membuat lingkup perhatian dan aktivitasnya terbatas. Betul bahwa ia adalah seorang pemusik, tapi pikiran, kerja-kerja kreatif, dan visinya selalu ditempatkan dalam konteks kemanusiaan, kebangsaan, dan keindonesiaan. Iravati terlibat aktif mengembangkan kebudayaan melalui kiprahnya di Dewan Kesenian Jakarta, Institut Kesenian Jakarta, dan Akademi Jakarta. Sepak terjangnya sebagai musisi sekaligus praktisi seni dan kebudayaan mengejawantahkan sosok Iravati sebagai tokoh perempuan pejuang yang tidak dapat dilepaskan dari perjalanan panjang kesenian di Indonesia. —– “Iravati M Sudiarso merupakan pianis kebanggaan Indonesia yang kiprahnya tidak sebatas di bidang musik klasik, namun turut menjangkau berbagai lini ranah seni yang lain seiring dengan kontribusi beliau di Taman Ismail Marzuki, Dewan Kesenian Jakarta, dan Akademi Jakarta. Beliau merupakan sosok budayawan tersohor dan segenerasi dengan almarhumah ibu saya—Toeti Heraty—bersama-sama turut mengupayakan seni sebagai dasar pengembangan kreativitas dan bagian tak terpisahkan dari kemajuan masyarakat yang beradab. Kami, atas nama Cemara 6 Galeri dan Toeti Heraty Museum, mengucapkan selamat atas
Terbit: nya biografi Iravati M Sudiarso: Empu Pianis Indonesia. Semoga kontribusi Almarhumah Iravati M Sudiarso bagi dunia seni Indonesia, khususnya dunia musik klasik, menjadi tonggak sejarah yang perlu kita teladani bersama. Diharapkan pula kecintaan pada dunia musik klasik ini terus dikembangkan secara berkelanjutan bagi generasi mendatang.” —Dr Inda Citraninda Noerhadi, Direktur Cemara 6 Galeri & Toeti Heraty Museum. “Tiap mendengar nama Tante Iravati, pikiran saya selalu menerawang sewaktu saya masih kecil. Almarhum ayah saya selalu menceritakan kehebatan Tante Iravati karena dari kecil saya ingin belajar musik. Ayah saya sangat bersahabat dengan Tante Iravati. Idealisme Tante Iravati bermusik dan berkesenian sudah saya dengar sejak saya kecil. Terima kasih, Tante Ira, sudah memberikan contoh kegigihan menjadi seorang musisi kepada saya dan Indonesia.” —Gilang Ramadhan, Musisi; penabuh drum grup musik Krakatau.
Penulis: Agus M Irkham
Editor: Aditya Setiadi & Alpha Hambally
Perancang
Sampul: & Penataletak: Wendie Artswenda
Kategori: Nonfiksi, Biografi
Terbit: 8 November 2023
Harga: Rp145.000
Tebal: 297 halaman
Ukuran: 140 mm x 210 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231341075
ISBN: Digital: 9786231341082
ID KPG: 592302195
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG -

K.H. Masykuri Shodiq: Guru Kehidupan dan Warisan Kearifan
“Keluarga Kiai Haji Masykuri benar-benar menerapkan hidup sufi yang sederhana. Rumahnya hanya bangunan sederhana dari papan, menempel di gedung madrasah, lantainya dari tanah, dan perabotannya selazim yang dimiliki kebanyakan orang desa. Gambaran kehidupan keluarga yang berbalik 180 derajat dengan cita-cita besar pendiri kampus yang megah. Pembangunan Unisda hadir melalui perjuangan lahir batin, fisik, dan finansial yang total dari Kiai Haji Masykuri. Saya yakin suasana keseharian yang diciptakan dalam rumah tangga itu juga dimaksudkan kepada putra-putrinya guna mengamalkan kehidupan sufi yang teguh sebagai basis perjuangan hidup untuk lingkup yang lebih luas. Itulah cara Kiai Haji Masykuri menyiapkan generasi berikutnya.”—Ir Muhammad Faqih, Ms, PhD, Wakil Rektor II, Bidang Administrasi Umum, Sumber Daya, dan Keuangan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) “Teduh. Santun. Berkarakter. Sorot mata tajam dan memikat. Melalui senyum yang tergores tipis itu terbaca kuat apa yang dipikirkan dan hendak dikatakannya. Suaranya kalem tetapi dapat menyentak dalam diskusi-diskusi yang mendasar. Ada hentakan nada dengan tetap “berkelambu perdesaan” yang khas. Ingatkah gelak tawanya? Wajah bersongkok hitam dengan senyum spesial itu silakan saja terus dipandang dalam sapaan batin yang “beraroma” ketulusan. Di sana kita akan menemukan “lapangan lebar” kesahajaannya. Sejak awal mula berkenalan, kala itu 1992, ia berbicara mengenai cita-cita dasar Unisda yang dipersiapkan untuk generasi Indonesia masa depan. Dalam
Bahasa: kekinian tentu saja sang penyejuk ini hendak menghadirkan generasi emas untuk Indonesia.” —H Suparto Wijoyo, Wakil Direktur Bidang Riset, Pengabdian Masyarakat, Digitalisasi dan Internasionalisasi Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga
Penulis: Muhammad Faqih, H. Suparto Wijoyo, Sauqi Futaqi, Cak Sariban, Mahbub Junaidi, Iib Marzuqi, Ali Shodikin, Mustofa
Editor: Alpha Hambali
Perancang
Sampul: Wendie Artswenda
Penataletak: Fauzi Sukri
Kategori: Nonfiksi, Biografi
Terbit: 25 Oktober 2023
Harga: Rp55.000
Tebal: 141 halaman
Ukuran: 135 mm x 200 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231341013
ISBN: Digital: 9786231341020
ID KPG: 592302192
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG & UNISDA Lamongan -

H. M. Wardan: Mengembangkan Sayap untuk Tanah Air
TERSAJI di dalam buku ini jejak langkah seorang pemimpin daerah dengan sederet prestasi, seorang pemimpin perpaduan sosok guru, ulama, dan politisi. Seorang pemimpin yang menaruh empati sebagai panglima dalam memotivasi dan mengayomi. Dialah Haji Muhammad Wardan, Bupati Indragiri Hilir, Riau, dua periode, 2013—2023. Dia ikut menangis ketika sekitar 50 petani kelapa menemuinya. “Mereka datang sambil menangis. Mereka katakan, tak bisa lagi menyekolahkan anak, tak bisa lagi berusaha karena kebun kelapanya rusak akibat hama kumbang.” Wardan sadar, lebih dari 70 persen penduduk Indragiri Hilir hidup sebagai petani kelapa. Di bawah kepemimpinan Wardan selama 10 tahun, Indragiri Hilir—Negeri Seribu Parit dan Negeri Hamparan Kelapa—berhasil membangun bidang ekonomi, infrastruktur, kualitas hidup, pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, perbaikan lingkungan hidup, dan pemerintahan yang bersih. Semua dilakukan lewat semangat “Desa Maju Indragiri Hilir Jaya.” Kini cucu Tuan Guru Reteh yang kuat tirakat ini hendak terbang ke level nasional. Semangatnya tetap: Membangun Indonesia dari desa. Desa Maju Indonesia Jaya, demikian buah pikirnya. Buku ini memberi kita pelajaran, bagi seorang pemimpin, cita-cita sebesar apa pun perlu berbekal ilmu serta tim yang kuat. Lebih dari itu, niat baik dan empati menjadi fondasinya.
Penulis: Yusuf Susilo Hartono, Agus Dermawan T, Willy Hangguman
Editor: Candra Gautama, Yusuf Susilo Hartono, Alpha Hambally
Perancang
Sampul: & Penata Letak: Sudarwanto B. Raharjo & Wendie Artswenda
Kategori: Nonfiksi, Biografi
Terbit: 25 Oktober 2023
Harga: Rp120.000
Tebal: 141 halaman
Ukuran: 140 mm x 210 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231341037
ISBN: Digital: 9786231341044
ID KPG: 592302194
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPG -

Seri Tempo: Ali Sadikin, Gubernur Jakarta yang Melampaui Zaman
SEJARAH Jakarta tak bisa dilepaskan dari sosok Ali Sadikin. Ditunjuk langsung sebagai Gubernur DKI Jakarta (menjabat 1966–1977) oleh Presiden Sukarno, Bang Ali—begitu dia biasa disapa—dinilai mampu mengatasi berbagai problem yang melanda ibu kota. Selama 11 tahun menjabat gubernur, Bang Ali tidak hanya meletakkan fondasi perkembangan Jakarta, tetapi juga menunjukkan bagaimana seharusnya kota yang bermartabat sekaligus hijau dibangun. Bagi Bang Ali, Jakarta harus menjadi ibu kota yang mencerminkan kebanggaan nasional, sesuai cita-cita Bung Karno. Untuk itu, dia berupaya mewujudkan Jakarta yang manusiawi, berbudaya, nyaman, dan tertib. Dia membangun berbagai fasilitas publik dan memperbaiki kampung kumuh, berupaya mengatasi banjir dengan menyiapkan kawasan hijau yang mengelilingi ibu kota, membangun tempat berkumpul bagi para seniman, dan ikut mendirikan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta. Namun, kepemimpinan Bang Ali bukan tanpa kontroversi. Dia, misalnya, melegalkan perjudian dan memungut pajaknya untuk mengubah wajah kota yang suram menjadi metropolis. Bang Ali tidak peduli meski dicaci-maki dan dijuluki “gubernur maksiat”. Setelah tidak menjabat gubernur, dia bergabung dengan kelompok Petisi 50 dan tak ragu menunjukkan sikap politik yang berseberangan dengan Presiden Soeharto.
Penulis: Redaksi Tempo
Tim Penyunting: Bagja Hidayat, Fery Firmansyah, Mustafa Silalahi, Nurdin Kalim, Stefanus Pramono, Redaksi KPG
Tim Produksi: Djunaedi, Munzir Fadly, Aji Yuliarto
Perancang
Sampul: Bambang Nurdiansyah
Penataletak
Sampul: & Isi: Setyo Bekti Nugroho
Kategori: Nonfiksi, Biografi, Seri Tempo
Terbit: 22 November 2023
Harga: Rp75.000
Tebal: 297 halaman
Ukuran: 160 mm x 230 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231341167
ISBN: Digital: 9786231341174
ID KPG: 592302209
Bahasa: Indonesia
Usia: 15+
Penerbit: KPG