Tag: Nonfiksi

  • Orang Indonesia dan Orang Prancis

    Orang Indonesia dan Orang Prancis

    BUKU INI merupakan kumpulan teks lama yang sudah sulit ditemukan, tulisan abad ke-16 hingga abad ke-21, tentang Indonesia pada masa-masa itu. Berbeda dengan buku-buku sejarah umumnya, seluruh uraian dalam buku ini ditulis dengan sudut pandang Prancis, sehingga terbebas dari pandangan resmi ataupun pandangan kolonial Belanda yang banyak mewarnai

    Penulis: an sejarah Indonesia selama ini. Sebagian teks tersebut merupakan hasil telaah ilmiah sumber-sumber primer yang terdapat dalam arsip pemerintah, dan pernah
    Terbit: di majalah Archipel. Namun, ada pula catatan perjalanan wartawan, laporan ekspedisi ilmiah, ataupun tuturan pandangan mata pelancong yang pernah mengunjungi Nusantara. Tidak mengherankan bila kisah-kisah tersebut terasa sangat segar, bahkan tidak jarang amat kocak. Beberapa di antaranya: cerita desersi sastrawan dunia terkemuka Arthur Rimbaud dari tangsi Belanda di Salatiga; kisah perburuan buaya berbobot satu ton lebih oleh zoolog François Péron dan Lesueur, kelak Direktur Museum Le Havre, di pulau Timor; kisah sukses dua pangeran Makassar menjadi perwira angkatan laut Raja Louis XIV; dan kisah sedih Pangeran Timor yang diperdaya seorang padri Dominikan hingga terlunta-lunta dan mati mengenaskan di Prancis. Semua kisah tersebut diperkaya dengan hampir 300 ilustrasi, sehingga suasana dan peristiwanya makin terasa hidup. Bernard Dorléans ialah doktor sejarah dan geografi lulusan Universitas Sorbonne, Paris. Ia menulis ratusan artikel dan tujuh buku kajian geografis, ekonomi, dan sosial politik yang telah diterbitkan di Prancis, Belanda, dan Indonesia.
    Penulis: Bernard Dorleans
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah
    Terbit: 16 November 2018
    Harga: Rp 180.000
    Tebal: 688 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786026208071
    ID KPG: 591601146
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Kepulauan Rempah-rempah

    Kepulauan Rempah-rempah

    BUKU INI menyajikan catatan sejarah Maluku Utara selama 7 abad (1250-1950) yang lengkap dan menyeluruh. Di dalamnya diceritakan sepak terjang kerajaan-kerajaan Maluku Utara menghadapi Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda; persaingan Ternate dan Tidore memperebutkan pengaruh di Indonesia Timur dari Sulawesi sampai Papua; sampai peran Maluku Utara dalam Perang Dunia II dan masa-masa awal Republik Indonesia. Juga tampil tokoh-tokoh penting dalam sejarah Maluku Utara, seperti Sultan Babullah dari Ternate, Sultan Nuku dari Tidore, Franciscus Xaverius, Alfred Russel Wallace, dan lain-lain. Semua disarikan dari berbagai sumber primer dan disampaikan dalam

    Bahasa: yang sederhana dan asyik dibaca.
    Penulis: M Adnan Amal
    Kategori: Nonfiksi, Kebudayaan, Sejarah
    Terbit: 19 September 2016
    Harga: Rp 90.000
    Tebal: 528 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024241667
    ID KPG: 591601259
    Usia: SU
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Makassar Abad XIX

    Makassar Abad XIX

    Pemerintah Hindia Belanda dituntut melaksanakan perdagangan bebas sebagai syarat pengembalian Nusantara dari tangan Inggris kepada Belanda. Perjanjian tersebut tertulis pada Konvensi London 1814 dan Traktat London 1824 sebagai dampak dari berakhirnya perang Napoleon. Namun pemerintah justru menanggapinya dengan melanjutkan kebijakan monopoli dibawah VOC. Benarkah perdagangan Makassar suram di bawah pengawasan VOC maupun Hindia Belanda? Mengapa Hindia Belanda enggan melaksanakan perdagangan bebas, terutama di Makassar? Buku ini secara mendetail akan menjawab kedua pertanyaan tersebut dengan data dan fakta yang nyata. Didalamnya juga digambarkan sepak terjang pemerintah Indonesia yang selalu terlambat membaca zaman. Padatnya buku ini tidak hanya sebagai pengungkap rahasia, namun juga sumber pengetahuan tentang perdagangan maritim di Indonesia.

    Penulis: Edward Poelinggomang
    Kategori: Nonfiksi, Humaniora, Sejarah
    Terbit: 19 September 2016
    Harga: Rp 65.000
    Tebal: 320 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024241643
    ID KPG: 591601260
    Usia: SU
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Nusantara

    Nusantara

    BUKU INI dirancang sebagai sejarah Indonesia dan bukan perluasan perusahaan dan koloni Belanda di luar negeri,” tulis Vlekke, sang

    Penulis: . Nusantara merupakan salah satu karya tentang sejarah Indonesia pada kurun pra-kolonial sampai 1941 yang ditulis dengan perspektif komprehensif. Uraiannya kaya ilustrasi. Tentang Majapahit, misalnya. Menurut Vlekke, kejayaan Majapahit runtuh bukan disebabkan oleh kerajaan Islam. Vlekke juga punya penjelasan menarik tentang mengapa masyarakat Jawa berbondong-bondong masuk Islam, tapi pada saat yang sama begitu bersahabat dengan tradisi lokal (sinkretis).
    Penulis: B.H.M Vlekke
    Penerjemah: Samsudin Berlian
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah
    Terbit: 9 Juli 2019
    Harga: Rp 110.000
    Tebal: 462 halaman
    Ukuran: 150 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786026208064
    ID KPG: 591601145
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Sejarah Ringkas Pangeran Diponegoro dan Perang Jawa (1825-1830)

    Sejarah Ringkas Pangeran Diponegoro dan Perang Jawa (1825-1830)

    SEJARAH Ringkas Pengeran Diponegoro dan Perang Jawa, 1825-1830 mengisahkan secara singkat riwayat hidup Pangeran Diponegoro (1785-1855) dan Perang Jawa (1825-1830). Secara khusus dimaksudkan untuk membantu pengajar pendidikan tingkat dasar untuk lebih mengenal sejarah Diponegoro dan Perang Jawa, buku ini didasarkan pada berbagai arsip, kepustakaan, autobiografi Pangeran Diponegoro (Babad Diponegoro), dan buku Peter Carey, Kuasa Ramalan; Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama di Jawa, 1785-1855

    Penulis: Wardiman Djojonegoro
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah, Biografi
    Terbit: 29 April 2019
    Harga: Rp70.000
    Tebal: 218 halaman
    Ukuran: 135 mm x 200 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024811624
    ID KPG: 591901650
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Konser Dongeng Naura

    Konser Dongeng Naura

    I've been dreaming about performing on stage, singing and dancing, since i was a little girl. Pertama, aku menunjukan kesungguhanku berlatih menyanyi dan menari sampai mama yakin bahwa aku nggak main-main. Next step aku, Mama, Papa perlu menyakinkan lebih banyak orang bhawa aku bisa membawakan sebuah konser musikal. It was not easy but we made it! Panggung Konser Dongeng 1,2, dan 3 selalu ditutup dengan sambutan meriah dari Teman Naura. Alhamdulillah. And now, pada 21 Desember 2019 aku menggelar Konser Dongeng 4 yang menjadi konser dongeng terakhirku. Buku ini pun aku buat spesial untuk berbagi kenangan-kenangan manis yang aku dan semua tim jalani, mulai dari Konser Dongeng 1 sampai persiapan Konser Dongeng 4. I hope you like it!

    Penulis: Erlita Pratiwi
    Kategori: Nonfiksi, Buku Anak
    Terbit: 23 Desember 2019
    Harga: Rp 120.000
    Tebal: 96 halaman
    Ukuran: 150 mm x 190 mm
    Sampul: Hardcover
    ISBN: 9786024813055
    ID KPG: 591901740
    Usia: SU
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: KPG

  • Revolusi Iran

    Revolusi Iran

    “Iran ingin menjadi penentu nasibnya sendiri,” demikian kata Ayatullah Khomeini pada masa puncak Revolusi Iran. Pada 1979, 38 tahun silam, rakyat Iran menentang dan menggulingkan pemerintahan Shah Reza Pahlavi yang dianggap semena-mena dan tak becus mengurus negeri. Dipimpin oleh Ayatullah Khomeini, Iran kemudian menyatakan diri sebagai Republik Islam. Nasir Tamara yang ketika itu meliput langsung dari Iran—bahkan ikut dalam pesawat yang membawa pulang Khomeini ke tanah airnya dari pengasingan di Paris—menceritakan apa yang terjadi ketika itu di Iran, latar belakang dan jalannya revolusi dari waktu ke waktu, berbagai alasan dan sudut pandang para tokoh utamanya, serta dampaknya yang lebih luas. Buku Revolusi Iran pertama kali

    Terbit: tahun 1980 dan hingga kini merupakan salah satu rujukan berbahasa Indonesia terpenting mengenai peris tiwa itu, sebagai karya sejarah objektif, tanpa sudut pandang sektarian. Selain karena telah banyak permintaan dan usul agar buku ini diterbitkan kembali, Iran tetaplah menjadi negara yang menonjol di Timur Tengah, dengan hubungan yang tak pernah putus dengan Indonesia, sehingga selalu relevan untuk dipelajari. Dalam edisi ini,
    Penulis: menambahkan beberapa bagian baru, termasuk Epilog yang merangkum perkembangan sejarah Iran sampai masa kini. “Saya merasa bahwa buku ini akan merupakan bahan informasi yang sangat berharga bagi yang ingin menge tahui apa yang sebenarnya terjadi di Iran.”
    —Dr. Anwar Haryono, selaku Wakil Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia “Kita di Indonesia memang beruntung bahwa ada wartawan Indonesia yang, tanpa ragu dan cukup ongkos, pergi menyaksikan revolusi Iran dari dekat untuk kita … buku ini tetap suatu analecta yang penti ng tentang revolusi Iran.” —Goenawan Mohamad, resensi di Tempo 9 Agustus 1980
    Penulis: Nasir Tamara
    Kategori: Nonfiksi, Humaniora, Politik
    Terbit: 6 Maret 2017
    Harga: Rp 85.000
    Tebal: 436 halaman
    Ukuran: 140 mm x 210 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024242947
    ID KPG: 591701325
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Pergulatan Demokrasi Liberal 1950-1959

    Pergulatan Demokrasi Liberal 1950-1959

    Pada 1950-an Indonesia bereksperimen menerapkan Demokrasi Parlementer—lazim disebut demokrasi liberal—guna membawa negara baru itu keluar dari berbagai masalah. Namun, selama 1950–1959, perdebatan demi perdebatan tak kunjung padam dan tujuh kabinet silih berganti mengendalikan negeri. Kendati harus diakui bahwa selama periode tersebut Mahkamah Agung punya gigi, jaksa dan hakim bertaji, dan hak asasi manusia dihormati, rongrongan pun muncul. Pada 17 Oktober 1952, dua tank mengarahkan moncongnya ke Istana. Soekarno diminta segera membubarkan parlemen, tetapi dia menolak karena tak mau dianggap sebagai diktator. Namun, pada akhirnya, 1959, Demokrasi Parlementer menghembuskan napas terakhirnya. Diangkat dari liputan khusus majalah berita mingguan Tempo, Agustus 2007, Pergulatan Demokrasi Liberal 1950–1959 mengupas hal-ihwal eksperimen Indonesia dalam berdemokrasi pada 1950-an. Buku ini merupakan edisi perdana seri “Sejarah Republik”, sebuah seri yang mengupas dan membaca ulang awal-awal berdirinya Republik Indonesia.

    Penulis: Redaksi Tempo
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah, Politik, Seri Tempo
    Terbit: 16 Desember 2019
    Harga: Rp 75.000
    Tebal: 210 halaman
    Ukuran: 160 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024812980
    ID KPG: 591901738
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Seri Tempo: 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika

    Seri Tempo: 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika

    Minggu, awal April 2015. Sekitar 3.500 orang dari berbagai–lapisan–warga sipil, polisi, dan tentara–tumpah-ruah memenuhi Jalan Asia Afrika, Bandung. Mereka bersih-bersih untuk menyambut tamu Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA). “Ribuan warga Bandung mau menjadi apa saja untuk acara ini,” kata Wali Kota Bandung RidwanKamil. Ada yang sukarela menjadi pemandu tamu, fotografer, sampai penjaga keamanan; tak sedikit yang menyokong dana renovasi untuk Hotel Swarha, menyumbang pot bunga, hingga akik untuk souvenir. Demikianlah semangat Bandung 1955 hidup kembali tak hanya di kalangan pemimpin negara tetapi juga warga biasa. Menengok kembali 60 tahun silam, Tempo mengungkap hal-hal yang belum begitu banyak ditulis seputar KAA. Misal, kisah seru kedatangan Perdana Menteri Cina Zhou Enlai yang diwarnai berita pesawat yang ia tumpangi meledak. Lalu, benarkah ada ‘Komite Ramah Tamah’ yang disiapkan untuk para delegasi? Juga cerita bagaimana Sukarno berusaha meyakinkan Roeslan Abdulgani dan Ali Sastroamidjojo agar merenovasi Gedung Merdeka tetapi gagal. Dipaparkan pula potensi kerja sama Selatan Selatan yang mungkin kita kembangkan ke depan. Apakah minyak kelapa sawit, produk kayu, bahan bangunan, olahan kulit, atau justru batik? Bagaimanapun, Semangat Bandung 1955 adalah kerja sama dan sinergi dari para underdog. Dan kita ingin api itu tetap bernyala!

    Penulis: Redaksi TEMPO
    Kategori: Nonfiksi, Sejarah, Politik, Seri Tempo
    Terbit: 1 Juni 2015
    Harga: Rp 60.000
    Tebal: 155 halaman
    Ukuran: 160 mm x 230 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9789799108692
    ID KPG: 591500983
    Bahasa: Indonesia
    Usia: 15+
    Penerbit: KPG

  • Cerita Cinta

    Cerita Cinta

    “Sesungguhnya kita tak akan pernah tahu dengan siapa cinta kita akan sejati, hingga kita saling mengusahakan.” Psikolog Roslina Verauli dikenal sebagai Panelis Tetap di program Talkshow edukatif Cerita Perempuan yang dipandu oleh host cantik Maudy Koesnaedi yang pernah tayang setiap hari di Trans TV. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana dan Pendidikan Magister Profesi di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Perjalanan karier Mbak Vera, dengan akun Instagram @verauli.id, sudah dimulai sejak lima belas tahun lalu. Mbak Vera aktif memberi ratusan seminar dan pelatihan berkaitan dengan isu perkembangan anak, pengasuhan, relasi dalam keluarga, dan pernikahan. Ibu dua anak ini secara rutin mengadakan Private Workshop dengan tema seputar relationship dan parenting. Cerita Cinta merupakan kumpulan kisah-kisah cinta yang layak untuk dinikmati sebagai pembelajaran dalam memahami cinta sejati.

    Penulis: Roslina Verauli
    Kategori: Nonfiksi, Pengembangan Diri
    Terbit: 18 September 2017
    Harga: Rp 70.000
    Tebal: 216 halaman
    Ukuran: 150 mm x 190 mm
    Sampul: Softcover
    ISBN: 9786024243951
    ID KPG: 591701399
    Usia: 15+
    Bahasa: Indonesia
    Penerbit: Gaia