AKAN TERBIT
Tag: Novel
-

Zenitendo Jilid 9
Sinopsis
Ditemani Sumimaru, Beniko pergi bertamasya. Ternyata, ke mana pun Beniko pergi, selalu saja ada masalah. Untungnya, jajanan selalu siap sedia.
Jajanan dalam buku ini, di antaranya: Stiker Foto Gaib, Cumi Perut Karet, dan Permen Camar.
Deskripsi Produk
Penulis: Reiko Hiroshima
Ilustrator: Jyajya
Penerjemah: Faira Ammadea
Editor: Aprilia Ramadhani
Penataletak: Pinahayu Parvati
Kategori: Fiksi, Novel
Terbit: 3 Desember 2025
Harga: Rp70.000
Tebal: 162 halaman
Ukuran: 130 mm x 190 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231344267
ISBN Digital: 9786231344281
ID KPG: 592502474
Usia: 13+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: POPDapatkan buku cetak di:
Gramedia.com
Gramedia Store
KPG Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Store di TokopediaE-Book
Buku Terkait
-

Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 8
Sinopsis
Yodomi telah bebas. Alih-alih bertobat, Yodomi malah makin jahat. Kali ini ia punya rencana termutakhir untuk mengacak-ngacak Zenitendo. Akankah nasib pelanggan Zenitendo juga terdampak ulah Yodomi?
Jajanan dalam buku ini di antaranya: Topeng Emak, Pai Pantang Cengeng, dan Roti Melon Topeng.
Deskripsi Produk
Penulis: Reiko Hiroshima
Ilustrator: Jyajya
Penerjemah: Anindhita Raghia
Editor: Aprilia Ramadhani
Penataletak: Pinahayu Parvati
Kategori: Fiksi, Novel
Terbit: 3 Desember 2025
Harga: Rp70.000
Tebal: 184 halaman
Ukuran: 130 mm x 190 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231344250
ISBN Digital: 9786231344274
ID KPG: 592502473
Usia: 13+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: POPDapatkan buku cetak di:
Gramedia.com
Gramedia Store
KPG Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Store di TokopediaE-Book
Buku Terkait
-

Seperti Gerimis Merah di Auschwitz
Sinopsis
Rutha hidup tertolak. Di rumah, dia terus berhadapan dengan ibu tiri yang tidak menyukainya, ayah yang tidak membela. Di luar rumah, dia hidup dalam pelarian dari kejaran tentara Jerman. Rutha keturunan Yahudi dan harus berhadapan dengan bengis dan tragisnya peperangan. Rutha mengisahkan apa yang terjadi di Auschwitz, kota yang olej Hitler diubah sebagai konsentrasi pembantaian. Tempat menggantung, membunuh, membakar, dan menewaskan kurang lebih 1 juta jiwa.
Seperti Gerimis Merah di Auschwitz juga menceritakan dengan getir bagaimana para perempuan Berlin diperkosa Tentara Merah; bagaimana Hitler, Eva Braun, dan orang-orang Jerman lain memilih bunu diri; serta bagaimana sepanjang waktu upaya menghapus trauma peperangan dilakukan.
Melalui riset mendalam di Polandia, Italia, dan Jerman, Triyanto Triwikromo, pemeroleh hibah penelitian internasional untuk penulisan novel dari Literarisches Colloquium Berlin dan Robert Bosch Stiftung (Jerman) menggabungkan peristiwa sejarah, kisah liris-realis-magis, dan dongeng di dunia orang hidup dan mati ke dalam cerita cinta berapi-api Rutha dan Bimo. Rutha adalah sosok penting perfilman Jerman, sedangkan Bimo merupakan pemusik Indonesia yang dituduh oleh Rezim Soeharto secara semena-mena sebagai komunis. Di Berlin, keduanya merasa memiliki tanah air yang sama, bernama perlawanan dan pemberontakan.
Spesifikasi Produk
Penulis: Triyanto Triwikromo
Editor: Teguh Affandi
Ilustrator Sampul & Isi: Muchammad Salafi Handoyo
Penataletak Sampul: Teguh Erdyan
Penataletak Isi: Ellen Halim
Kategori: Fiksi, Novel
Terbit: 12 November 2025
Harga: Rp180.000
Tebal: 675 halaman
Ukuran: 140 mm x 210 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231343734
ISBN Digital: 9786231343741
ID KPG: 592502412
Bahasa: Indonesia
Usia: 21+
Penerbit: KPGDapatkan buku cetak di:
Gramedia.com
Gramedia Store
KPG Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Store di TokopediaE-Book
Gramedia Digital
Buku Terkait
-

Seri Klasik Semasa Kecil: Sersan Grung-Grung, Komplotan Daun Emas
Sinopsis
Ninung merasa yakin ada yang tidak beres dari gelagat dua orang yang diamatinya dari atap toko “KARTIKA”. Dua laki-laki tidak saling mengenal dan menegur, diam-diam mengoperkan bungkusan dengan cepat. Salah satu lelaki memakai anting di telingar kiri. Sehari sebelumnya, Letnan Siregar memang bercerita tentang komplotan pengedar ganja di kota yang sedang diburu kepolisian. Sersan Grung-Grung mencurigai hal serupa. Oki, anak dari teman Sersan, menunjukkan tanda-tanda kecanduan ganja. Apakah kondisi Oki ada kaitannya dengan laki-laki beranting? Apakah kali ini Sersan Grung-Grung bersama Martinus dan kawan-kawan mampu mengurai simpul kejahatan komplotan pengedar ganja?
–
Saatnya berkenalan kembali dengan karya sastra semasa kecil dari penulis-penulis ternama Indonesia. Suasana klasik yang dipertahankan akan membawa kita kembali ke masa ketika karya ini sedang berjaya.
Spesifikasi Produk
Penulis: Dwianto Setyawan
Editor: Setyaningsih & Pradikha Bestari
Ilustrator: Nai Rinaket
Penataletak Isi: Pinahayu Parvati
Kategori: Fiksi, Novel, Buku Anak
Terbit: 19 November 2025
Harga: Rp120.000
Tebal: 212 halaman
Ukuran: 130 mm x 195 mm
Sampul: Hardcover
ISBN: 9786231344632
ISBN Digital: 9786231344649
ID KPG: 592502495
Bahasa: Indonesia
Usia: 10+
Penerbit: KPGDapatkan buku cetak di:
Gramedia.com
Gramedia Store
KPG Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Store di TokopediaE-Book
Gramedia Digital
Buku Terkait
-

Buku Bentuk dan Kekosongan
Sinopsis
Setelah kematian ayah yang sangat dicintainya, Benny Oh mulai mendengar suara-suara—sepatu kets, ornamen Natal, selembar selada layu dalam kulkas. Meski tak paham apa yang diucapkan benda-benda itu, Benny bisa merasakan nada emosionalnya. Ada yang menyenangkan seperti dengung atau desah lembut, tapi ada pula yang sinis, marah, dan penuh luka. Dan saat ibunya, Annabelle, mulai menunjukkan gejala psikosis menimbun barang, suara-suara itu kian riuh.
Awalnya Benny mencoba mengabaikannya, tapi lama-lama suara itu mengikutinya keluar rumah—ke jalanan dan ke sekolah— hingga akhirnya ia menemukan perlindungan dalam kesunyian perpustakaan umum, tempat benda-benda berperilaku baik dan hanya berbisik. Di sana, Benny menjumpai dunia baru yang aneh. Ia jatuh cinta pada seniman jalanan yang menjadikan perpustakaan sebagai panggung pertunjukannya. Ia juga bertemu filsuf-penyair tunawisma yang mendorongnya bertanya hal-hal penting dan mencari suaranya sendiri di antara banyak suara. Dan akhirnya ia bertemu dengan Bukunya sendiri—benda yang bisa bicara—yang menarasikan hidup Benny dan mengajarinya mendengarkan hal-hal yang benar-benar penting.
Bagaimana Benny dan Annabelle menghadapi kehilangan? Buku Bentuk dan Kekosongan menceritakan kisah mereka.
Deskripsi Produk
Penulis: Ruth Ozeki
Penerjemah: Arif Bagus Prasetyo
Editor: Ining Isaiyas
Penyelia Aksara: Fitri Ratna Irmalasari
Perancang Sampul: Kesampulan
Penataletak: Leopold Adi Surya
Kategori: Fiksi, Novel
Terbit: 19 November 2025
Harga: Rp245.000
Tebal: 807 Halaman
Ukuran: 135 mm x 200 mm
Sampul: Softcover
ISBN: 9786231344618
ISBN Digital: 9786231344625
ID KPG: 592502490
Usia: 15+
Bahasa: Indonesia
Penerbit: KPGDapatkan buku cetak di:
Gramedia.com
Gramedia Store
KPG Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Store di TokopediaE-Book
Gramedia Digital
Buku Terkait
-

Seri Klasik Semasa Kecil: Sersan Grung-Grung, Rahasia Goa Jepang
Sinopsis
Karena seorang teman lama, Sersan Grung-Grung terpaksa mengabaikan enam sahabat kecilnya. Bahkan, Sersan Grung-Grung dan temannya merencanakan perjalanan rahasia tanpa Martinus dan kawan-kawan. Namun, keenam anak yang mau tahu itu tidak tinggal diam. Mereka mencari dan menyusun petunjuk yang ditinggalkan oleh Sersan. Penyelidikan mengarahkan mereka ke sebuah gua peninggalan Jepang di Desa Sumbersari. Di dalam gua, Linda menemukan topi kesayangan Sersan dalam kondisi kotor dan terinjak. Martinus dan kawan-kawan semakin curiga ada yang tidak beres. Apakah mereka berhasil berjumpa Sersan Grung-Grung? Mungkinkah gua itu memang menyimpan harta tersembunyi atau justru dimanfaatkan sekelompok orang yang diam-diam melakukan aksi kejahatan?
–
Saatnya berkenalan kembali dengan karya sastra semasa kecil dari penulis-penulis ternama Indonesia. Suasana klasik yang dipertahankan akan membawa kita kembali ke masa ketika karya ini sedang berjaya.
Spesifikasi Produk
Penulis: Dwianto Setyawan
Editor: Setyaningsih & Pradikha Bestari
Ilustrator: Nai Rinaket
Penataletak Isi: Pinahayu Parvati
Kategori: Fiksi, Novel, Buku Anak
Terbit: 5 November 2025
Harga: Rp110.000
Tebal: 190 halaman
Ukuran: 130 mm x 195 mm
Sampul: Hardcover
ISBN: 9786231344670
ISBN Digital: 9786231344687
ID KPG: 592502494
Bahasa: Indonesia
Usia: 10+
Penerbit: KPGDapatkan buku cetak di:
Gramedia.com
Gramedia Store
KPG Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Store di TokopediaE-Book
Gramedia Digital
Buku Terkait
-

Seri Klasik Semasa Kecil: Sersan Grung-Grung, Penyamar Ulung
Sinopsis
Insaf dari dunia kejahatan. Pak Wimpi belum bisa menjalani hidup dengan tenteram. Komplotan Man Kiplek ingin memanfaatkan keulungan Pak Wimpi menyamar dan memaksanya terlibat dalam aksi penculikan seorang pelukis. Untunglah, Sersan Grung-Grung dan enam sahabatnya mau membantu mengelabui komplotan penjahat itu. Namun, ketenaran Sersan Grung-Grung dan geng penyidik ciliknya nyaris menggagalkan rencana. Apakah Pak Wimpi mampu menggunakan keulungan menyamar sekali lagi? Bukan sebagai penjahat, tapi bagian dari kelompok Sersan yang akan menumpas kejahatan Man Kiplek.
–
Saatnya berkenalan kembali dengan karya sastra semasa kecil dari penulis-penulis ternama Indonesia. Suasana klasik yang dipertahankan akan membawa kita kembali ke masa ketika karya ini sedang berjaya.
Spesifikasi Produk
Penulis: Dwianto Setyawan
Editor: Setyaningsih & Pradikha Bestari
Ilustrator: Nai Rinaket
Penataletak Isi: Pinahayu Parvati
Kategori: Fiksi, Novel, Buku Anak
Terbit: 19 November 2025
Harga: Rp120.000
Tebal: 205 halaman
Ukuran: 130 mm x 195 mm
Sampul: Hardcover
ISBN: 9786231344656
ISBN Digital: 9786231344663
ID KPG: 592502496
Bahasa: Indonesia
Usia: 10+
Penerbit: KPGDapatkan buku cetak di:
Gramedia.com
Gramedia Store
KPG Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Shop di Shopee Mall
Gramedia Official Store di TokopediaE-Book
Gramedia Digital
Buku Terkait
-

Tetralogi Pulau Buru Pramoedya Ananta Toer
Roman Tetralogi Buru mengambil latar kebangunan dan cikal bakal nasion bernama Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya, waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula, juga pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia modern.

